• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Juni 6, 2026
Detik Gayo News
  • Login
  • Home
  • News
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • SOSOK
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK
  • PARIWISATA
  • SOSOK
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Tulus atau Hanya Sekadar Redam Gejolak, Wabup Muchsin Hasan Minta Maaf Setelah Lecehkan Profesi Wartawan 

detikgayonews by detikgayonews
Januari 20, 2026
in SOSIAL BUDAYA
394 29
0
Tulus atau Hanya Sekadar Redam Gejolak, Wabup Muchsin Hasan Minta Maaf Setelah Lecehkan Profesi Wartawan 
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Detikgayonews.com, Takengon | Setelah lebih satu bulan, akhirnya Wakil Bupati Muchsin Hasan menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh wartawan, khususnya untuk media lokal di Kabupaten Aceh Tengah.

Permintaan maaf tersebut, disampaikan Muchsin Hasan melalui pers releasenya yang dilayangkan ke sejumlah media online, Selasa (20/1/2026).

Itupun setelah didesak oleh sejumlah awak media yang merasa telah dilecehkan Muchsin Hasan. Dia sempat melontarkan kalimat bernada merendahkan untuk wartawan lokal di Aceh Tengah.

Berdasarkan kesaksian salah seorang wartawan Yusra Effendi, bahwa Wabup Muchsin Hasan pada 1 Desember 2025 lalu, sempat melontarkan kata-kata bernada instruksi kepada stafnya agar tidak memperdulikan wartawan lokal tetapi fokus kepada wartawan nasional.

Ketika itu, suasana baru sepekan diterpa bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor. Para jurnalis mencari akses kesana kemari untuk mengumpulkan data agar bisa disajikan menjadi sebuah berita.

Sayangnya akses wartawan seolah “ditutup” oleh Wabup Muchsin Hasan dari pernyataannya yang akhirnya menimbulkan kegaduhan. Saat itu, wartawan tak langsung merespon lantaran disibukan dengan liputan bencana.

Setelah lebih sebulan, kalimat yang merendahkan profesi kuli tinta itu, masih menancap di kepala para jurnalis lokal yang di klaim beritanya hanya sampai kampung Toweren (salah satu desa di pinggiran Danau Lut Tawar).

Sebagian besar wartawan di Tanoh Gayo geram karena merasa direndahkan dan seakan “terhina”. Apa yang telah dilakukan wartawan lokal selama ini dalam membantu mengabarkan berita-berita pembangunan pupus seketika.

Tidak bisa dipungkiri, jika banyak wartawan bekerja tanpa gaji. Hanya panggilan nurani dan tanggung jawab moral sehingga mereka mau bekerja mencari dan mengumpulkan informasi untuk disajikan kepada publik.

Apalagi di tengah situasi bencana, keberadaan wartawan sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan. Secara teori, wartawan merupakan “The Fourth Estate” atau pilar keempat demokrasi.

Wartawan juga memiliki peran penting dalam pembangunan, walaupun tidak digaji oleh negara untuk menjaga inedependesinya dalam menjalankan salah satu tugas pokok sebagai sosial kontrol.

Berbeda dengan ASN, atau aparat negara, bukan hanya digaji, terkadang cuma “pelesiran” mereka dibayar oleh negara. Mirisnya, salah seorang pejabat negara yang notabene faham, bahkan dibesarkan oleh media lokal justru “tega” melecehkan profesi wartawan.

Tulus atau Sekadar Redam Gejolak

Meski Wabup Muchsin Hasan telah melayangkan permintaan maaf, dan mengakui kesalahannya, namun tidak lantas meredam gejolak di kalangan wartawan yang bertugas di Kabupaten Aceh Tengah.

“Saya atas nama pribadi dan sebagai Wakil Bupati Aceh Tengah menyampaikan permohonan maaf sebesarnya kepada insan pers di Aceh Tengah. Pernyataan yang saya sampaikan itu, tidak tepat dan tidak seharusnya disampaikan,” kata Muchsin Hasan dalam pers releasenya.

Permintaan maaf yang disampaikan oleh Wabup Muchsin Hasan itu, patut untuk ditakar bahkan dicurigai. Ada dua kemungkinan, permintaan yang tulus dari hati nurani atau hanya sekadar meredam gejolak.

Banyak pihak justru menduga permintaan maaf itu, hanya sekadar untuk meredam gejolak. Buktinya, maaf Muchsin Hasan disampaikan hanya melalui pers release yang disebar oleh Kabag Prokopim Setdakab Aceh Tengah, Rahmat Hidayat secara khusus ke beberapa media online, Selasa (20/1/2026).

Kecurigaan hanya untuk meredam gejolak semakin menguat. Pasalnya permohonan maaf yang dilayangkan itu setelah didesak dan waktunya sudah sebulan lebih setelah kejadian. Sejumlah pihak menduga, permohonan maaf itu, tidak tulus dan hanya sekadar formalitas.

Ibarat kata pepatah, “Mulutmu Harimaumu”. Sebagai publik figur, sudah semestinya Wabup Muchsin Hasan menjaga lisan agar tidak berbalik kembali menyerangnya.

Pernyataannya, menorehkan luka yang membekas di kalangan wartawan, khususnya yang bertugas di Kabupaten Aceh Tengah. Luka yang sulit disembuhkan jika hanya melalui beberapa kalimat yang tertulis dibalik pers release.

Alhasil, publik kembali mengungkit bahwa Wabup Muchsin Hasan bisa terpilih pada Pilkada lalu, salah satunya tidak terlepas dari peran media mainstream lokal yang ikut membantu mengabarkan soal sosoknya yang pantas memimpin Aceh Tengah.

Saat Pilkada lalu, ada beberapa media lokal bekerjasama terkait pemberitaan Cabup/Cawabup Haili Yoga-Muchsin Hasan untuk memberitakan tentang visi misi mereka jika terpilih menjadi pemimpin daerah.

Media yang katanya lokal, rela dibayar “receh” dengan rentang waktu kerjasama publikasi hampir tiga bulan. Ironisnya setelah terpilih, Wabup Muchsin Hasan meninggalkan gerbong media lokal dan fokus kepada media nasional.

Rasanya tidak mungkin, jika Muchsin Hasan tidak “ngeh” kalau selama ini yang mengabarkan soal pembangunan Aceh Tengah lebih didominasi oleh media lokal.

Mereka saban hari mengulik berbagai informasi tentang Aceh Tengah. Mulai dari berita-berita bersifat konstruktif, hingga berita kritis. Tujuannya satu, demi kemajuan Aceh Tengah. Bukan hadir saat terjadi bencana saja. (Mahyadi)

SummarizeShare234
detikgayonews

detikgayonews

Related Stories

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Kembali Gagalkan Peredaran 45 Kilogram Ganja

Satresnarkoba Polres Aceh Tengah Kembali Gagalkan Peredaran 45 Kilogram Ganja

by detikgayonews
Juni 6, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Tengah kembali berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 45,4 kilogram, Jumat (5/6/2026) pagi, sekira pukul 07.00 WIB....

Hati-Hati Buang Sampah Sembarangan, Aceh Tengah Kini Dipantau CCTV

Hati-Hati Buang Sampah Sembarangan, Aceh Tengah Kini Dipantau CCTV

by detikgayonews
Juni 4, 2026
0

Detikgayonews.com | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus memperkuat upaya mewujudkan daerah yang bersih, nyaman, dan ramah wisatawan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan kamera pengawas...

Bupati Haili Yoga Hadir Dalam Launching Buku Polda Aceh Meutuah, Buku Yang Mengupas Perjalanan Sosok Putra Aceh

Bupati Haili Yoga Hadir Dalam Launching Buku Polda Aceh Meutuah, Buku Yang Mengupas Perjalanan Sosok Putra Aceh

by detikgayonews
Juni 3, 2026
0

Detikgayonews.com | Banda Aceh - Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si, hadir dalam kegiatan launching Buku Polda Aceh Meutuah yang bertema Sabee Ta Jaga Aceh Mulia", yang...

Bupati Haili Yoga Serahkan Insentif Guru Mengaji dan Pengurus Masjid, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan

Bupati Haili Yoga Serahkan Insentif Guru Mengaji dan Pengurus Masjid, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan

by detikgayonews
Juni 1, 2026
0

Detikgayonews.com | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengapresiasi kepada para pejuang pendidikan Al-Qur’an dan penggerak syiar Islam yang telah mendidik generasi Aceh Tengah. Bertempat di Masjid Agung...

Recommended

Bardan Sahidi-Karimansyah mengunjungi korban kebakaran di Kampung Kelupak Mata

Bardan Sahidi-Karimansyah mengunjungi korban kebakaran di Kampung Kelupak Mata

Agustus 28, 2024
Lumpur Genangi Badan Jalan, Personel Polsek Lut Tawar Bersihkan Akses Takengon-Bintang

Pemerintah Provinsi Aceh Tak Serius Bantu Tangani Bencana di Gayo

Januari 24, 2026

Popular Story

  • Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

    613 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

    609 shares
    Share 244 Tweet 152
  • Pemuda Bale Turunkan Harga BBM hingga Rp 16.000 per Liter di Takengon, Diserbu Warga

    604 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak Kami
2026 © Copyright Detik Gayo News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version