• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Juli 28, 2026
Detik Gayo News
  • Login
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Pemerintah Provinsi Aceh Tak Serius Bantu Tangani Bencana di Gayo

detikgayonews by detikgayonews
Januari 24, 2026
in SOSIAL BUDAYA
415 9
0
Lumpur Genangi Badan Jalan, Personel Polsek Lut Tawar Bersihkan Akses Takengon-Bintang
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

*Kontribusinya Dipertanyakan 

Detikgayonewa.com, Takengon | Bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera 26 Nopember 2025 lalu, telah meluluhlantakan sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.

Tak terkecuali dengan Kabupaten Aceh Tengah. Daerah yang berada di Dataran Tinggi Gayo (DTG) ini, sempat terisolasi selama beberapa hari lantaran semua akses darat terputus.

Tidak berhenti sampai disitu. Bencana alam banjir bandang dan tanah longsor sempat mengurung puluhan desa di Aceh Tengah. Bahkan ada desa yang hilang disapu air bah.

Bencana itu , sudah dua bulan berlalu. Kini, perlahan akses menuju desa-desa terisolir sudah mulai terbuka. Aktifitas warga perlahan kembali menggeliat meskipun belum sepenuhnya nornal.

Namun banyak pihak menyayangkan sikap Pemerintah Provinsi Aceh yang terkesan tidak serius dalam membantu penanganan bencana di Gayo, khususnya di Aceh Tengah.

Kontribusi Pemerintah Provinsi Aceh jauh dari harapan. Sementara Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, dibantu TNI/Polri, BNPB dan para relawan seakan dibiarkan berjuang memulihkan kondisi dari pascabencana.

Hal itu dibenarkan oleh salah seorang narasumber yang ditemui Detikgayonews.com, Sabtu (24/1/2026). Dia menolak identitasnya dipublikasi, namun ia merupakan salah satu sosok yang terjun menangani bencana.

“Mereka (Pemerintah Provinsi Aceh-red) taunya cuma minta data tetapi kontribusinya minim. Kalau pun ada kerja, tidak sampai tuntas. Baru sebentar kerja, alat beratnya sudah dibawa pulang,” kata sumber ini.

Salah satu bukti, ruas jalan provinsi di Kecamatan Bintang menuju Kecamatan Linge. Sampai hari ini, masih terputus lantaran belum ditangani secara serius oleh Pemerintah Aceh yang notabene memiliki kewenangan menangani ruas jalan itu.

Konon lagi diminta untuk membantu menangani ruas-ruas jalan kabupaten yang hampir merata rusak dan terputus akibat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

Pemerintah Provinsi Aceh seakan tutup mata dan telinga dan dinilai kurang empati terhadap kondisi masyarakat di wilayah tengah Aceh yang menderita paska bencana alam hidrometeorologi.

Pemerintah Provinsi Aceh dibawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf atau disapa akrab dengan panggilan Mualem ini, dianggap memberikan bantuan hanya sebatas formalitas.

Mereka tidak all out dalam melepas belenggu keterisoliran yang terjadi di Gayo. Berbeda saat di depan layar kaca, seakan Pemerintah Provinsi Aceh telah berjuang membantu para korban bencana, tetapi kenyataannya tidak demikian.

“Kita nggak tahu, apakah pemimpinnya yang lambat atau bawahannya yang setengah hati membantu memulihkan bencana di Gayo. Yang jelas, kontribusi mereka minim,” sambung sumber ini.

Bencana hidrometeorogi yang melanda Kabupaten Aceh Tengah dampaknya dirasakan di 14 kecamatan. Ada 234.710 jiwa ikut merasakan dampaknya. 25 orang meninggal dunia, dan tiga orang diantaranya dinyatakan hilang.

Ribuan warga sempat mengungsi,puluhan ribu rumah rusak. Belum lagi kerusakan infrastruktur dengan rincian 306 ruas jalan rusak, 179 titik jembatan rusak, dan 130 jaringan irigasi terdampak.

Namun akses yang terputus itu, sebagian besar telah dibenahi. Terkecuali untuk jembatan yang terputus dibawa air bah, sebagian diantaranya masih diganti dengan jembatan darurat (sling).

Sikap Pemerintah Provinsi Aceh yang terkesan “apatis” itu, dikhawatirkan akan ditafsirkan sebagai upaya menganak tirikan wilayah tengah, khususnya Gayo.

Banyak pihak mulai menarasikan ketika Pemerintah Provinsi Aceh tidak peduli dengan korban bencana di Gayo, sehingga sudah semestinya Dataran Tinggi Gayo mandiri untuk membuat provinsi sendiri.

“Jangan salahkan jika kami minta mekar, membangun provinsi sendiri dalam bingkai NKRI. Sebab, beginilah jika kita bergantung pada manusia, sudah pasti kecewa, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Aceh,” singgung salah seorang korban bencana. (Yd).

SummarizeShare235
detikgayonews

detikgayonews

Related Stories

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan membagikan sebanyak 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat umum dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Jajaran Polres Aceh Tengah kembali melakukan kunjungan ke sejumlah desa di Kecamatan Linge, Selasa (28/7/2026) untuk memantau perkembangan pemulihan pascabencana. Selain melakukan peninjauan, tim yang...

Kendala Penarikan Tunai di BSI Takengon Telah Diselesaikan, Nasabah Akui Terjadi Kesalahpahaman

Kendala Penarikan Tunai di BSI Takengon Telah Diselesaikan, Nasabah Akui Terjadi Kesalahpahaman

by detikgayonews
Juli 27, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Kesalahpahaman terkait layanan penarikan uang tunai menggunakan buku tabungan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Takengon yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu, telah...

Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan

Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan

by detikgayonews
Juli 26, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Samapta Polres Aceh Tengah menertibkan lokasi yang diduga menjadi tempat praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Mas Arba,...

Recommended

Kemenkop Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan Sembako untuk Pemulihan Ekonomi di Bener Meriah

Kemenkop Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan Sembako untuk Pemulihan Ekonomi di Bener Meriah

Mei 1, 2026
Tahanan Kabur dari Lapas Kelas II B Kutacane, Warga Heboh

Tahanan Kabur dari Lapas Kelas II B Kutacane, Warga Heboh

Maret 10, 2025

Popular Story

  • Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

    613 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Pemuda Bale Turunkan Harga BBM hingga Rp 16.000 per Liter di Takengon, Diserbu Warga

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak Kami
2022 © Copyright Detik Gayo News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • BREAKING NEWS
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI

© 2022 www.detikgayonews.com

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version