Detikgayonews.com | Takengon -Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025 ditegaskan bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah gerakan nasional yang masif. Tujuannya, memastikan setiap warga negara Indonesia memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau, terjangkau, dan bermutu tinggi.
Miftahudin Plt kadiskes mengungkapkan Mengusung semangat “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” HKN 2025 diharapkan menjadi tonggak percepatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Fondasi ini dinilai sebagai prasyarat utama dalam mempersiapkan diri menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Kesehatan generasi muda adalah investasi utama bangsa. Generasi sehat adalah mereka yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh mental dan menerapkan pola hidup sehat. Inilah modal sosial yang tak ternilai untuk membangun masa depan Indonesia yang unggul,” ungkapannya, Minggu (16/11/2025).
Sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) digulirkan sebagai agenda nasional. Program ini dirancang untuk mendeteksi dini risiko Penyakit Tidak Menular (PTM), meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat, dan memperluas jangkauan layanan kesehatan yang bersifat preventif.
“Masyarakat kami ajak untuk secara proaktif dan rutin datang ke fasilitas kesehatan terdekat guna mengikuti CKG dan pemeriksaan kesehatan lainnya. Deteksi dini adalah kunci untuk mencegah penyakit yang lebih serius di kemudian hari,” imbau juru bicara Kementerian Kesehatan.
Dalam era digitalisasi ini, setiap hasil pemeriksaan CKG akan terintegrasi langsung ke dalam aplikasi SATUSEHAT Mobile. Masyarakat dapat dengan mudah mengakses rekam medis pribadi mereka kapan saja dan di mana saja langsung melalui ponsel. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital sistem kesehatan nasional untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan berkesinambungan.
Momentum HKN ke-61 ini juga diharapkan dapat semakin memantapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat. Adapun langkah-langkah PHBS yang didorong meliputi:
Kebersihan Diri: Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggosok gigi, serta memotong kuku secara teratur.
Kebersihan Lingkungan: Menggunakan air bersih, membuang sampah pada tempatnya, memberantas jentik nyamuk, dan menggunakan jamban sehat.
Gizi dan Olahraga: Mengonsumsi buah dan sayur setiap hari, minum air putih yang cukup, berolahraga rutin minimal 30 menit per hari, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
Gaya Hidup Sehat: Tidak merokok dan menghindari konsumsi minuman beralkohol berlebihan.
Dengan kolaborasi antara komitmen pemerintah melalui program nyata seperti CKG dan transformasi digital SATUSEHAT, serta peran aktif masyarakat dalam menerapkan PHBS, terwujudnya Generasi Sehat sebagai pondasi Indonesia Emas 2045 bukanlah sekadar impian. (add)







