• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, April 19, 2026
  • Login
  • BERANDA
  • DAERAH
    • ACEH TENGAH
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
    • ACEH TENGGARA
  • NASIONAL
  • PARLEMENTARIA
  • KAMTIBMAS
  • EKONOMI
  • SOSIAL BUDAYA
  • PARIWISATA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Detik Gayo News
  • BERANDA
  • DAERAH
    • ACEH TENGAH
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
    • ACEH TENGGARA
  • NASIONAL
  • PARLEMENTARIA
  • KAMTIBMAS
  • EKONOMI
  • SOSIAL BUDAYA
  • PARIWISATA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Dua Pekan Paska Bencana,  Kondisi Masyarakat Aceh Tengah Semakin Memprihatinkan

detikgayonews by detikgayonews
Desember 12, 2025
in DAERAH
0 0
0
Dua Pekan Paska Bencana,  Kondisi Masyarakat Aceh Tengah Semakin Memprihatinkan
Share on FacebookShare on Twitter

Detikgayonews.com, Takengon | Sudah lebih dua pekan musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan Kabupaten Aceh Tengah.

 

Namun sampai sejauh ini, belum ada tanda-tanda akses darat mulai terbuka menuju kawasan tengah Provinsi Aceh itu.

 

Dari hari ke hari, kondisi masyarakat semakin memprihatinkan. Apalagi  jika proses perbaikan akses darat membutuhkan waktu lebih lama.

 

Bahan pokok menghilang dari pasaran. Jika pun ada, harganya melambung tinggi hingga di luar nalar. Khususnya untuk bahan pokok yang dipasok dari luar daerah.

 

Contohnya, seperti beras, dan lauk lauk, bahkan BBM yang harganya sempat meroket sampai  700 persen lebih.

 

Sebaliknya, hasil pertanian dari Aceh Tengah, harganya justru anjlok.  Seperti cabai merah, harga eceran perkilonya hanya Rp 10 ribu, dan  tomat Rp 5 ribu.

 

“Ikan asin yang biasanya satu ons Rp 7 ribu, sekarang jadi Rp 25 ribu. Itupun susah kita dapatkan,” keluh salah seorang ibu rumah tangga warga Takengon, Hasanah, Jumat (12/12/2025).

 

Sejak akses menuju Kabupaten Aceh Tengah terputus, pasokan bahan pokok terhenti. Termasuk  ikan laut yang biasanya dipasok dari kawasan pesisir Aceh.

 

“Sejak bencana, lauk untuk makan hanya mengandalkan tempe dan tahu. Harganya juga naik,  biasa cuma Rp 5 ribu perkeping, sekarang ada yang jual Rp 10 ribu,” ucapnya.

 

Hasanah berharap, pemerintah kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat dapat segera mempercepat membuka akses menuju Kabupaten Aceh Tengah sehingga bahan-bahan pokok bisa segera masuk.

 

“Kami beras juga sudah hampir habis. Pernah dapat bantuan dari desa, beras dua bambu dan minyak goreng setengah liter. tapi cuma bisa bertahan untuk tiga hari,” kata Hasanah.

 

Mi instan yang biasanya menjadi konsumsi alternatif dan gampang didapat, kini mulai sulit dicari. Begitu juga dengan ikan kemasan seperti sarden, sudah mulai langka.

 

“Satu-satunya harapan kami sebagai warga Aceh Tengah, akses jalan bisa cepat ditembus, sehingga bahan pokok bisa masuk dan haganya juga bisa kembali stabil,” pungkasnya.

 

Situasi sulit, bukan hanya dirasakan oleh Hasanah tetapi hampir seluruhan warga Kabupaten Aceh Tengah, terkena dampak dari langkanya bahan pokok karena bencana.

 

Sudah lebih dua pekan Kabupaten Aceh Tengah terisolir karena akses darat masih terputus. Listrik belum sepenuhnya stabil, bahkan jaringan internet putus total.

 

Sementara itu, sulitnya mendapatkan BBM, sejumlah warga Kabupaten Aceh Tengah berinisiatif membeli sendiri ke kawasan Aceh Utara dengan berjalan kaki selama beberapa jam.

 

Mereka menembus kawasan longsor menggotong jerigen berisi BBM untuk kebutuhan pribadi dan sebagian diantaranya dijual.

 

Pekan lalu, harga pertamax tembus di angka Rp 80 ribu satu liter. Namun dengan ramainya warga yang menjemput sendiri ke Aceh Utara sehingga harganya mulai turun.

 

Kini, BBM untuk jenis pertamax di Kota Takengon, kisaran harganya Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu satu liter. Itupun masih tetap disebur warga. (Yd).

detikgayonews

detikgayonews

Connect with us

  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

November 16, 2025
Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

Desember 25, 2025
Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

September 6, 2025
Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

November 26, 2025

Dani Alves: The truth behind fights with Cristiano Ronaldo

0
Munandar pimpin nakhoda FJL tiga tahun ke depan

Munandar pimpin nakhoda FJL tiga tahun ke depan

0
Gerak Jalan Sehat HUT Kementerian BUMN di Bener Meriah Berlangsung Semarak

Gerak Jalan Sehat HUT Kementerian BUMN di Bener Meriah Berlangsung Semarak

0
Pj Bupati Bener Meriah Pimpin Apel HKN

Pj Bupati Bener Meriah Pimpin Apel HKN

0
Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

April 18, 2026
Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Tengah Salurkan ADK Sebesar Rp 11,73 Miliar

ASN di Lingkungan Pemkab Aceh Tengah Diimbau Agar Patuh Bayar PBB-P2

April 17, 2026
Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

April 17, 2026
Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

April 17, 2026

Recommended

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

April 18, 2026
Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Tengah Salurkan ADK Sebesar Rp 11,73 Miliar

ASN di Lingkungan Pemkab Aceh Tengah Diimbau Agar Patuh Bayar PBB-P2

April 17, 2026
Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

April 17, 2026
Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

April 17, 2026

About Us

Detik Gayo News adalah portal berita daring yang menyajikan liputan terkini dari wilayah Gayo dan Aceh secara luas. Kami hadir sebagai sumber informasi yang memperkuat suara lokal, dengan berita-berita di bidang politik, sosial budaya, ekonomi, keamanan, pariwisata, hingga advertorial khusus daerah
Read more

Categories

Tags

acehtengah ASN benermeriah Beriman Brimob Brimobkompi3 budayagayo dispar donasi Gayo iduladha kajaribenermeriah kanker Kip Kipacehtengah kopi kopigayo kuliner lomba MK Museum Negeri Gayo pagan Palestina pariwisata pasarmurah Paud Pemilu pendidikan Pilkada Pilkada acehtengah PjBupati PLN PLN UIP PLTA Peusangan polresacehtengah Polresbenermeriah Qurban seni Sosialisasi Sumut Takengon Tumor UGP vlog wisata

Recent News

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

April 18, 2026
Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Tengah Salurkan ADK Sebesar Rp 11,73 Miliar

ASN di Lingkungan Pemkab Aceh Tengah Diimbau Agar Patuh Bayar PBB-P2

April 17, 2026

© 2023 Detikgayonews - Detikgayonews by detikgayonews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • ACEH TENGAH
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
    • ACEH TENGGARA
  • NASIONAL
  • PARLEMENTARIA
  • KAMTIBMAS
  • EKONOMI
  • SOSIAL BUDAYA
  • PARIWISATA
  • ADVERTORIAL

© 2023 Detikgayonews - Detikgayonews by detikgayonews.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version