Teks Foto : Para relawan di Posko Kolaborasi Relawan Gayo di Gedung Gentala, Takengon, sedang memilih pakaian layak pakai sebelum disalurkan kepada korban bencana.
Detikgayonews com, Takengon | Bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan Kabupaten Aceh Tengah, mengundang simpati sejumlah kalangan karena parahnya dampak yang ditimbulkan dari bencana itu.
Tanah longsor dan banjir bandang telah meluluh lantakan sejumlah daerah di Kabupaten Aceh Tengah. Ribuan warga mengungsi, puluhan diantaranya meninggal dunia, beberapa orang dinyatakan hilang dan sejumlah desa masih terisolir.
Sepekan paska bencana, beberapa kalangan berinisiatif membuat posko relawan untuk membantu memulihkan kondisi paska bencana.
Salah satunya, Posko Kolaborasi Relawan Gayo yang berpusat di Gedung Gentala, Kota Takengon. Posko ini, lahir dari inisiatif beberapa orang yang ingin terjun langsung membantu pemulihan paska bencana
Penanggung Jawab Posko, Rahmuddin didampingi Koordinator Posko Kolaborasi Relawan Gayo, Kapten CPM Kaman Selian, Kamis (25/12/2025), mengatakan, posko tersebut, telah dibuka sepekan setelah bencana.
“Posko Kolaborasi Relawan Gayo ini, melibatkan sebanyak 120 volunteer (relawan) yang terdiri dari unsur mahasiswa, anggota pramuka, Menwa, Mapala, atlet FPTI dan Arung Jeram,” kata Rahmuddin.
Menurut Rahmuddin, para relawan sudah bekerja memulihkan kondisi paska bencana di sejumlah daerah yang sulit dijangkau karena terisolir akibat akses yang terputus tertimbun longsor dan disapu banjir bandang.
“Para relawan ini, turun ke lapangan untuk menbantu tenaga dalam distribusi bantuan, pemasangan sling untuk jembatan darurat, serta ada juga membantu membersihkan lokasi bencana,” jelasnya.
Hal serupa ditegaskan, Koordinator Posko Kolaborasi Relawan Gayo, Kapten Cpm Kaman Selian. Menurut Kaman Selian, tim relawan sudah bekerja memasang sling di sejumlah daerah terdampak.
“Untuk pemasangan sling sudah kami lakukan di beberapa tempat diantaranya di Burlah, dan Terang Engon, Kecamatan Silih Nara. Selanjutnya di Desa Bah, Kecamatan Ketol, ” kata Kaman Selian.
Posko Kolaborasi Relawan Gayo, sebut Kaman Selian, juga sudah memberikan bantuan untuk warga Telpam, Kecamatan Bintang.
“Tim relawan kita juga ada yang sedang melakukan asesment di beberapa daerah seperti Serule, Atu Payung, Jamur Konyel untuk bantuan via helikopter,” sebutnya.
Sementata itu, Wakil Koordinator Bidang Relawan dan Posko, Muhammad Ibnu Akbar menuturkan, bahwa total bantuan yang telah disalurkan diperkirakan mencapai 8 ton lebih yang tediri dari beberapa jenis bahan pokok, seperti beras dan juga pakaian layak pakai.
“Bantuan yang kami salurkan bersumber dari sejumlah donatur. Ada yang secara mandiri, ada juga dari Jampang Peduli Bandung, Danlanal Lhokseumawe, Wamendes RI dan masih banyak lagi yang tidak mau disebut namanya,” ungkap Muhammad Ibnu Akbar.
Sosok yang disapa akrab dengan panggilan Mamat ini, menuturkan jika Posko Kolaborasi Relawan Gayo di support oleh MBG dari Dapur SPPG Simpang 4, dan SPPG Saudagar Rakyat Aceh, Pegasing 01 dan PT Lintas Gayo Musara.
“Oya, untuk relawan ada juga dari rekan- rekan Pusat Koordnasi Daerah Mapala se Indonesia dan tim kesehatan. Mereka saat ini, masih berada di lokasi bencana di Aceh Tengah,” sambungnya.
Mamat berharap kedepannya ada koordinasi yang baik antar relawan sehingga bantuan yang disalurkan tidak tumpang tindih.
“Saran kami, kalau bisa satu komunitas relawan ditetapkan menanngani satu kecamatan sehingga bisa fokus. Dan kami masih membuka ruang bagi siapapun yang ingin berdonasi,” pungkasnya. (Yd)







