• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, Juni 3, 2026
Detik Gayo News
  • Login
  • Home
  • News
  • AGI
  • Open Source
  • Application
  • Startups
  • Enterprise
  • Resources
  • Robotic
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • AGI
  • Open Source
  • Application
  • Startups
  • Enterprise
  • Resources
  • Robotic
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Aceh Tengah, Destinasi Wisata yang Masih Terbelenggu Masalah Sampah

detikgayonews by detikgayonews
Oktober 29, 2025
in DAERAH
430 4
0
Aceh Tengah, Destinasi Wisata yang Masih Terbelenggu Masalah Sampah
601
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Detikgayonews.com, Takengon | Persoalan penanganan sampah di Kabupaten Aceh Tengah merupakan masalah menahun yang tak kunjung selesai dari tahun ke tahun.

Masih lemahnya penanganan dan pengelolaan limbah rumah tangga ini, sepertinya tidak sejalan dengan kondisi daerah yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Provinsi Aceh.

Aceh Tengah dianugerahi pesona alam yang indah, hawa yang sejuk serta kaya dengan sumberdaya perkebunan kopi arabika dan beragam hasil pertanian lainya.

Bahkan daerah yang berjuluk negeri diatas awan ini, disebut juga sebagai “sekeping tanah surga yang jatuh ke bumi”. Hal itu, cukup beralasan karena pesona alamnya memang yang indah.

Danau Lut Tawar yang terbentang luas, dikelilingi oleh perbukitan, menjadi daya tarik untuk sektor pariwisata. Beberapa tahun terakhir, kunjungan ke daerah penghasil kopi arabika ini, menunjukan angka positif.

Namun dibalik semua itu, pengelolaan sampah yang belum maksimal akan berpotensi menjadi batu sandungan untuk pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Aceh Tengah.

Bukan hal mustahil, suatu saat sektor wisata akan meredup jika persoalan sampah tidak segera ditangani secara serius.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Lingkungan Hidup menerbitkan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia nomor 2567 Tahun 2025.

Dalam SK tersebut, Menteri Lingkungan Hidup menetapkan bahwa Kabupaten Aceh Tengah menjadi salah satu daerah dengan kedaruratan sampah.

Ada 336 kabupaten/kota di Indonesia serta beberapa diantaranya berada di Provinsi Aceh yang dinobatkan menjadi daerah dengan kedaruratan sampah. Termasuk Kabupaten Aceh Tengah.

Bupati Aceh Tengah, Drs.Haili Yoga, M.Si, sebelumnya telah memprogramkan kegiatan rutin Jumat Bersih tetapi sepertinya program tersebut, belum menyentuh hingga ke akar persoalan.

Sementara itu, suatu daerah disebut sebagai daerah dengan kedaruratan sampah karena adanya timbunan sampah dalam jumlah besar akibat mekanisme pengelolaan sampah yang tidak berjalan secara memadai.

Sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan serta gangguan kesehatan masyarakat. Ada beberapa penyebab suatu daerah berstatus darurat sampah, diantaranya karena tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selanjutnya, pengelolaan sampah tidak sesuai dengan regulasi karena masih sebatas melakukan kegiatan open dumping (cara pembuangan sampah secara sederhana) atau dibuang begitu saja, tanpa penutup.

Sedangkan Kabupaten Aceh Tengah telah memiliki TPA di kawasan Kampung Mulie Jadi, Kecamatan Silih Nara. TPA ini, sudah beroperasi selama beberapa tahun terakhir.

Namun keberadaan TPA ini, tak luput dari berbagai masalah. Pernah beberapa kali diprotes oleh warga sekitar TPA karena diperkirakan menimbulkan masalah lingkungan.

Untuk itu, sejumlah pihak berharap dibawah duet kepemimpinan Bupati Haili Yoga dan Wabup Muchsin Hasan, keduanya mampu menuntaskan persoalan tersebut.

Bukan sekedar pencitraan yang bertebaran di media sosial tetapi bisa melahirkan inovasi, khususnya terkait pengelolaan sampah sehingga Aceh Tengah lepas dari belenggu status darah dengan kedaruratan sampah.

Pemkab Aceh Tengah Timbun Sampah TPA Mulie Jadi

Menanggapi SK Kementerian Lingkungan Hidup soal status daerah dengan kedaruratan sampah, Pemkab Aceh Tengah telah merespon dengan melakukan upaya penimbunan sampah di kawasan TPA Mulie Jadi.

“Pemkab Aceh Tengah telah menyikapi persoalan sampah open dumping dengan melakukan penimbunan sampah di TPA Mulie jadi,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aceh Tengah, Ishak kepada Detikgayonews.com, Rabu (29/10/2025).

Menurut Ishak, kegiatan penimbunan sampah di TPA Mulie Jadi, sesuai permintaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan pengerjaan penimbunan di TPA dilakukan oleh Dinas Perkim Aceh Tengah.

“Kedepan, pemerintah daerah akan melakukan penanganan sampah secara bersama sama dengan pemerintah desa melalui pengaktipan Bank Sampah,” sebut Ishak. (Yd)

SummarizeShare240
detikgayonews

detikgayonews

Related Stories

Momen Hari Lahir Pancasila, Bupati Haili Yoga Ingatkan Sekda Untuk Mengevaluasi ASN Yang Tidak Hadir Upacara

Momen Hari Lahir Pancasila, Bupati Haili Yoga Ingatkan Sekda Untuk Mengevaluasi ASN Yang Tidak Hadir Upacara

by detikgayonews
Juni 1, 2026
0

Detikgayonews.com | Takengon - Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si mengingatkan dan menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah untuk melakukan evaluasi terhadap para Kepala SKPK, camat, kepala bagian (kabag),...

Baitul Mal Aceh Tengah Fasilitasi Pemulangan PMI dari Malaysia yang Sempat Terlantar 

Baitul Mal Aceh Tengah Fasilitasi Pemulangan PMI dari Malaysia yang Sempat Terlantar 

by detikgayonews
Mei 7, 2026
0

DetikGayoNews.com | Aceh Tengah – Baitul Mal Aceh Tengah berhasil memfasilitasi pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural berinisial JMI (40) yang sempat terlantar di Malaysia. Warga dari...

Lebih Sebulan Paska Bencana, 4 Warga Aceh Tengah Masih Belum Ditemukan 

by detikgayonews
Januari 4, 2026
0

Teks Foto : Salah satu kawasan yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Tengah Detikgayonews.com, Takengon | Tercatat ada 4 warga Kabupaten Aceh Tengah yang terbawa banjir bandang serta...

Kopepi Ketiara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah

Kopepi Ketiara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah

by detikgayonews
Januari 3, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Koperasi Petani Kopi (Kopepi) Ketiara telah menyalurkan beragam jenis bantuan untuk puluhan desa terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Koperasi yang...

Recommended

Ratusan Warga Berburu Kayu Hanyut di Sungai Pesangan

Ratusan Warga Berburu Kayu Hanyut di Sungai Pesangan

Desember 16, 2025
Belum Teraliri Listrik, Bupati Aceh Tengah Antar Lampu Tenaga Surya dan Logistik ke Jamur Konyel

Belum Teraliri Listrik, Bupati Aceh Tengah Antar Lampu Tenaga Surya dan Logistik ke Jamur Konyel

Maret 4, 2026

Popular Story

  • Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

    612 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

    608 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Pemuda Bale Turunkan Harga BBM hingga Rp 16.000 per Liter di Takengon, Diserbu Warga

    604 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak Kami
2026 © Copyright Detik Gayo News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version