• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, April 21, 2026
  • Login
  • BERANDA
  • DAERAH
    • ACEH TENGAH
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
    • ACEH TENGGARA
  • NASIONAL
  • PARLEMENTARIA
  • KAMTIBMAS
  • EKONOMI
  • SOSIAL BUDAYA
  • PARIWISATA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Detik Gayo News
  • BERANDA
  • DAERAH
    • ACEH TENGAH
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
    • ACEH TENGGARA
  • NASIONAL
  • PARLEMENTARIA
  • KAMTIBMAS
  • EKONOMI
  • SOSIAL BUDAYA
  • PARIWISATA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Tulus atau Hanya Sekadar Redam Gejolak, Wabup Muchsin Hasan Minta Maaf Setelah Lecehkan Profesi Wartawan 

detikgayonews by detikgayonews
Januari 20, 2026
in SOSIAL BUDAYA
0 0
0
Tulus atau Hanya Sekadar Redam Gejolak, Wabup Muchsin Hasan Minta Maaf Setelah Lecehkan Profesi Wartawan 
Share on FacebookShare on Twitter

Detikgayonews.com, Takengon | Setelah lebih satu bulan, akhirnya Wakil Bupati Muchsin Hasan menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh wartawan, khususnya untuk media lokal di Kabupaten Aceh Tengah.

Permintaan maaf tersebut, disampaikan Muchsin Hasan melalui pers releasenya yang dilayangkan ke sejumlah media online, Selasa (20/1/2026).

Itupun setelah didesak oleh sejumlah awak media yang merasa telah dilecehkan Muchsin Hasan. Dia sempat melontarkan kalimat bernada merendahkan untuk wartawan lokal di Aceh Tengah.

Berdasarkan kesaksian salah seorang wartawan Yusra Effendi, bahwa Wabup Muchsin Hasan pada 1 Desember 2025 lalu, sempat melontarkan kata-kata bernada instruksi kepada stafnya agar tidak memperdulikan wartawan lokal tetapi fokus kepada wartawan nasional.

Ketika itu, suasana baru sepekan diterpa bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor. Para jurnalis mencari akses kesana kemari untuk mengumpulkan data agar bisa disajikan menjadi sebuah berita.

Sayangnya akses wartawan seolah “ditutup” oleh Wabup Muchsin Hasan dari pernyataannya yang akhirnya menimbulkan kegaduhan. Saat itu, wartawan tak langsung merespon lantaran disibukan dengan liputan bencana.

Setelah lebih sebulan, kalimat yang merendahkan profesi kuli tinta itu, masih menancap di kepala para jurnalis lokal yang di klaim beritanya hanya sampai kampung Toweren (salah satu desa di pinggiran Danau Lut Tawar).

Sebagian besar wartawan di Tanoh Gayo geram karena merasa direndahkan dan seakan “terhina”. Apa yang telah dilakukan wartawan lokal selama ini dalam membantu mengabarkan berita-berita pembangunan pupus seketika.

Tidak bisa dipungkiri, jika banyak wartawan bekerja tanpa gaji. Hanya panggilan nurani dan tanggung jawab moral sehingga mereka mau bekerja mencari dan mengumpulkan informasi untuk disajikan kepada publik.

Apalagi di tengah situasi bencana, keberadaan wartawan sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan. Secara teori, wartawan merupakan “The Fourth Estate” atau pilar keempat demokrasi.

Wartawan juga memiliki peran penting dalam pembangunan, walaupun tidak digaji oleh negara untuk menjaga inedependesinya dalam menjalankan salah satu tugas pokok sebagai sosial kontrol.

Berbeda dengan ASN, atau aparat negara, bukan hanya digaji, terkadang cuma “pelesiran” mereka dibayar oleh negara. Mirisnya, salah seorang pejabat negara yang notabene faham, bahkan dibesarkan oleh media lokal justru “tega” melecehkan profesi wartawan.

Tulus atau Sekadar Redam Gejolak

Meski Wabup Muchsin Hasan telah melayangkan permintaan maaf, dan mengakui kesalahannya, namun tidak lantas meredam gejolak di kalangan wartawan yang bertugas di Kabupaten Aceh Tengah.

“Saya atas nama pribadi dan sebagai Wakil Bupati Aceh Tengah menyampaikan permohonan maaf sebesarnya kepada insan pers di Aceh Tengah. Pernyataan yang saya sampaikan itu, tidak tepat dan tidak seharusnya disampaikan,” kata Muchsin Hasan dalam pers releasenya.

Permintaan maaf yang disampaikan oleh Wabup Muchsin Hasan itu, patut untuk ditakar bahkan dicurigai. Ada dua kemungkinan, permintaan yang tulus dari hati nurani atau hanya sekadar meredam gejolak.

Banyak pihak justru menduga permintaan maaf itu, hanya sekadar untuk meredam gejolak. Buktinya, maaf Muchsin Hasan disampaikan hanya melalui pers release yang disebar oleh Kabag Prokopim Setdakab Aceh Tengah, Rahmat Hidayat secara khusus ke beberapa media online, Selasa (20/1/2026).

Kecurigaan hanya untuk meredam gejolak semakin menguat. Pasalnya permohonan maaf yang dilayangkan itu setelah didesak dan waktunya sudah sebulan lebih setelah kejadian. Sejumlah pihak menduga, permohonan maaf itu, tidak tulus dan hanya sekadar formalitas.

Ibarat kata pepatah, “Mulutmu Harimaumu”. Sebagai publik figur, sudah semestinya Wabup Muchsin Hasan menjaga lisan agar tidak berbalik kembali menyerangnya.

Pernyataannya, menorehkan luka yang membekas di kalangan wartawan, khususnya yang bertugas di Kabupaten Aceh Tengah. Luka yang sulit disembuhkan jika hanya melalui beberapa kalimat yang tertulis dibalik pers release.

Alhasil, publik kembali mengungkit bahwa Wabup Muchsin Hasan bisa terpilih pada Pilkada lalu, salah satunya tidak terlepas dari peran media mainstream lokal yang ikut membantu mengabarkan soal sosoknya yang pantas memimpin Aceh Tengah.

Saat Pilkada lalu, ada beberapa media lokal bekerjasama terkait pemberitaan Cabup/Cawabup Haili Yoga-Muchsin Hasan untuk memberitakan tentang visi misi mereka jika terpilih menjadi pemimpin daerah.

Media yang katanya lokal, rela dibayar “receh” dengan rentang waktu kerjasama publikasi hampir tiga bulan. Ironisnya setelah terpilih, Wabup Muchsin Hasan meninggalkan gerbong media lokal dan fokus kepada media nasional.

Rasanya tidak mungkin, jika Muchsin Hasan tidak “ngeh” kalau selama ini yang mengabarkan soal pembangunan Aceh Tengah lebih didominasi oleh media lokal.

Mereka saban hari mengulik berbagai informasi tentang Aceh Tengah. Mulai dari berita-berita bersifat konstruktif, hingga berita kritis. Tujuannya satu, demi kemajuan Aceh Tengah. Bukan hadir saat terjadi bencana saja. (Mahyadi)

detikgayonews

detikgayonews

Connect with us

  • 23.9k Followers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

November 16, 2025
Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

Desember 25, 2025
Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

September 6, 2025
Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

November 26, 2025

Dani Alves: The truth behind fights with Cristiano Ronaldo

0
Munandar pimpin nakhoda FJL tiga tahun ke depan

Munandar pimpin nakhoda FJL tiga tahun ke depan

0
Gerak Jalan Sehat HUT Kementerian BUMN di Bener Meriah Berlangsung Semarak

Gerak Jalan Sehat HUT Kementerian BUMN di Bener Meriah Berlangsung Semarak

0
Pj Bupati Bener Meriah Pimpin Apel HKN

Pj Bupati Bener Meriah Pimpin Apel HKN

0
Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

April 18, 2026
Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Tengah Salurkan ADK Sebesar Rp 11,73 Miliar

ASN di Lingkungan Pemkab Aceh Tengah Diimbau Agar Patuh Bayar PBB-P2

April 17, 2026
Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

April 17, 2026
Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

April 17, 2026

Recommended

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

April 18, 2026
Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Tengah Salurkan ADK Sebesar Rp 11,73 Miliar

ASN di Lingkungan Pemkab Aceh Tengah Diimbau Agar Patuh Bayar PBB-P2

April 17, 2026
Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

Ketua Komunitas Kuda Tradisional Gayo Angkat Bicara Terhadap Pacuan Kuda Pasca Bencana 

April 17, 2026
Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

Polisi Pastikan Tidak Ada Aktifitas Penambangan Ilegal di Linge

April 17, 2026

About Us

Detik Gayo News adalah portal berita daring yang menyajikan liputan terkini dari wilayah Gayo dan Aceh secara luas. Kami hadir sebagai sumber informasi yang memperkuat suara lokal, dengan berita-berita di bidang politik, sosial budaya, ekonomi, keamanan, pariwisata, hingga advertorial khusus daerah
Read more

Categories

Tags

acehtengah ASN benermeriah Beriman Brimob Brimobkompi3 budayagayo dispar donasi Gayo iduladha kajaribenermeriah kanker Kip Kipacehtengah kopi kopigayo kuliner lomba MK Museum Negeri Gayo pagan Palestina pariwisata pasarmurah Paud Pemilu pendidikan Pilkada Pilkada acehtengah PjBupati PLN PLN UIP PLTA Peusangan polresacehtengah Polresbenermeriah Qurban seni Sosialisasi Sumut Takengon Tumor UGP vlog wisata

Recent News

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

Respon Cepat Polres Aceh Tengah, Remaja Hilang Ditemukan Selamat

April 18, 2026
Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Tengah Salurkan ADK Sebesar Rp 11,73 Miliar

ASN di Lingkungan Pemkab Aceh Tengah Diimbau Agar Patuh Bayar PBB-P2

April 17, 2026

© 2023 Detikgayonews - Detikgayonews by detikgayonews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • ACEH TENGAH
    • BENER MERIAH
    • GAYO LUES
    • ACEH TENGGARA
  • NASIONAL
  • PARLEMENTARIA
  • KAMTIBMAS
  • EKONOMI
  • SOSIAL BUDAYA
  • PARIWISATA
  • ADVERTORIAL

© 2023 Detikgayonews - Detikgayonews by detikgayonews.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version