Teks Foto : Kadis PUPR Aceh Tengah, Pijas Visara (kiri) bersama perwakilan BNPB, Brigjen Ismet.
Detikgayonews.com, Takengon | Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda hampir sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Tengah mengakibatkan banyak akses darat yang terputus, termasuk jembatan.
Namun dua bulan paska kejadian, masih ada dua titik lagi akses darat yang belum tertangani selain jembatan. Salah satu akses merupakan ruas jalan provinsi dan satu lagi ruas jalan kabupaten.
Untuk ruas jalan provinsi yang belum tertangani mulai dari Simpang Serule Kecamatan Bintang menuju Simpang Simpil, Kecamatan Linge yang diperkirakan sepanjang 7 kilometer.
Sedangkan untuk akses ruas kabupaten, jalan darat yang belum tertangani mulai dari Kekuyang menuju Bergang, Kecamatan Ketol sepanjang 14 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Aceh Tengah, Pijas Visara, Sabtu (24/1/2026) mengatakan, untuk membuka ruas jalan yang Kekuyang menuju Bergang sudah dikerahkan beberapa unit alat berat exavator dan buldozer.
“Memang sampai dengan saat ini, ruas jalan Kekuyang-Bergang belum bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, sebab kondisi badan jalan amblas digerus air,” kata Pijas.
Menurut Pijas, sebagian besar ruas jalan selain jembatan di Kabupaten Aceh Tengah sudah berhasil ditembus dan hanya tinggal satu titik di Kecamatan Ketol.
“Untuk membuka seluruh akses yang terputus sejak awal bencana, dikerahkan hampir 40 unit alat berat yang tersebar di sejumlah titik. Alat berat tersebut, bukan hanya dari kabupaten, ada juga dari provinsi dan pusat,” sambungnya.
Menurut Pijas, untuk ruas jalan Simpang Serule menuju Simpang Simpil merupakan ruas jalan provinsi sehingga untuk penanganannya dilakukan oleh pihak Pemerintah Pemerintah Aceh.
“Kalau kita kondisi kerusakan ruas jalan Simpang Serule menuju Simpang Simpil, kerusakan cukup parah karena badan jalan amblas sepanjang beberapa kilometer. Makanya proses perbaikannya membutuhka waktu,” ujarnya.
Disisi lain, lanjut Pijas, bahwa ada beberapa ruas jalan antar penghubung desa yang masih belum tertangani,
“Kita masih fokus pada ruas-ruas jalan utama, semoga ruas utama ini cepat kita selesaikan, agar kita pokus perbaikan ke ruas jalan penghubung desa. Selain jembatan, badan jalan yang tertimbun longsor hampir sebagian besar sudah kelar diperbaiki,” pungkasnya. (Yd).













