Detikgayonews.com, Takengon | Kegiatan retret yang diselenggarakan oleh Jajaran Pemkab Aceh Tengah, Sabtu (31/1/2026) disorot sejumlah pihak. Pasalnya, retret tersebut digelar ditengah kondisi masih dalam masa tanggap darurat bencana.
Retret dengan tema peningkatan profesionalisme ASN yang melayani dan bebas korupsi itu, terkesan mengabaikan kondisi masyarakat yang sebagian masih terkurung paska bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Agenda retret pejabat daerah yang digelar di tengah masa tanggap darurat bencana ini, dinilai sebagai langkah yang tidak peka dan menunjukkan krisis empati dari para pemangku kebijakan.
Langkah ini memicu gelombang kritik, meski dalih yang disampaikan untuk membangun kekompakan, integritas, serta pemahaman mendalam terhadap tugas dan fungsi ASN sebagai pelayan masyarakat.
Disisi lain, di tengah kebutuhan dana darurat untuk perbaikan infrastruktur dan bantuan logistik, penggunaan anggaran untuk agenda retret dianggap sebagai pemborosan yang tidak etis.
“Mengapa nggak di lokasi bencana aja dibuat acara retretnya, tentu manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. Terutama para korban bencana,” kata salah seorang warga Aceh Tengah, Zam-Zam Mubarak.
Menurut Zam-Zam Mubarak, kondisi masyarakat pascabencana belum sepenuhnya pulih. Bahkan masih ada desa-desa yang terisolir, sehingga kegiatan retret dinilai belum tepat.
“Retret peningkatan profesionalisme ASN yang melayani dan bebas korupsi, sifatnya tidak terlalu urgen. Kenapa harus dipaksakan digelar,” ungkap Zam-Zam Mubarak.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah pihak menyayangkan keputusan Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si yang akan menggelar kegiatan Retret ditengah situasi masih dalam masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi.
Disaat masih adanya warga yang mengungsi serta beberapa desa yang terisolir, orang nomor satu di Aceh Tengah ini justru membuat acara Retret dengan tema peningkatan profesionalisme ASN yang melayani dan bebas korupsi.
Sesuai dengan undangan yang beredar, para peserta diwajibkan hadir dan tidak boleh diwakilkan. Kegiatan itu, akan dilaksanakan di kawasan Rindu Alam, Kampung Jurusen, Kecamatan Pegasing, Sabtu 31 Januari 2026.
Dalam undangan Retret yang ditanda-tangani Bupati Haili Yoga, para peserta diinstrusikan membawa pasangan masing-masing suami maupun istri.
Peserta yang mengikuti Retret itu, terdiri dari bupati/wakil bupati, para asisten, kepada OPD, camat, para Kabag, Kepala Puskesmas, kepala sekolah jenjang TK, SD, SMP, Direktur PDAM, Direktur PD Tanoh Gayo, Ketua Forum Reje dan Kepala UPTD Museum Negeri Gayo.
Adapun rangkaian kegiatan dalam Retret itu, diantaranya dimulai dengan senam bersama serta sederet paparan mengenai tugas dan fungsi ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ada juga penandatanganan perjanjian kinerja oleh kepala OPD. (Yd).













