• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, Juli 29, 2026
Detik Gayo News
  • Login
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Potret Personel Polres Aceh Tengah Bantu Korban Bencana

detikgayonews by detikgayonews
Januari 14, 2026
in SOSIAL BUDAYA
420 4
0
Potret Personel Polres Aceh Tengah Bantu Korban Bencana
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Teks Foto : Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufik berfoto bersama anggotanya usai mengantar bantuan ke sejumlah desa terpencil di Kecamatan Linge, Rabu (14/1/2026).

*Seragam Coklat Menjadi Satu dengan Lumpur

Detikgayonews.com,Takengon | Paska bencana hidrometeorologi pada 26 Nopember 2025 lalu, banyak pihak yang terlibat membantu memulihkan kondisi masyarakat. Tak terkecuali, aparat penegak hukum berseragam coklat.

Mereka adalah personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Jajaran Polres Aceh Tengah. Sejak awal bencana, mereka telah berjibaku dengan lumpur tak perduli walau harus menantang bahaya.

Perjalanan bencana alam tanah longsor dan banjir bandang telah memasuki hari ke-49. Sampai hari ini, masih ada puluhan desa terisolir di Kabupaten Aceh Tengah.

Bencana yang dipicu oleh siklon tropis senyar mengakibatkan tingginya curah hujan hampir sepekan tanpa jeda.Kondisi cuaca ekstrem ini, meluluh lantakan sejumlah wilayah di Sumatera.

Termasuk Kabupaten Aceh Tengah yang merupakan salah satu daerah terdampak paling parah dalam sejarah bencana yang diakibatkan oleh tingginya curah hujan.

Memang, Polisi bukan satu-satunya institusi yang terlibat dalam proses penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah.

Banyak lembaga lain yang juga ikut terlibat dan berperan penting seperti aparat TNI yang all-out dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Begitu juga dengan para para relawan yang bekerja tanpa pamrih. Namun kali ini, kita mengulik apa yang telah dilakukan oleh aparat kepolisian di Jajaran Polres Aceh Tengah.

Kapolres AKBP Muhammad Taufik yang baru beberapa bulan bertugas di Aceh Tengah, langsung dihadapkan dengan tugas besar. Bukan soal penegakan hukum, atau Kamtibmas, melainkan  bencana alam hidrometeorologi.

Sejak awal bencana, Kapolres Aceh Tengah telah mengerahkan seluruh kemampuanya, termasuk terjun langsung ke titik-titik bencana untuk membantu masyarakat.

Keterlibatan para personel Polres Aceh Tengah dalam situasi darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor seakan melampuai tugas normal mereka.

Sebab, kehadiran polisi sangat dibutuhkan masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam membantu menstabilkan situasi, menyelamatkan nyawa dan memulihkan ketertiban.

“Polisi tidak hanya sebagai penegak hukum tetapi pemberi rasa aman dan penolong saat terjadi bencana seperti sekarang ini,” kata Muhammad Taufik kepada Detikgayonews.com, Rabu (14/1/2026).

Penuturan yang disampaikan oleh Muhammad Taufik bukan sekedar retorika, tetapi sebuah bukti bahwa aparat berseragam coklat ini, sejak awal bencana telah berjibaku dengan lumpur.

Tak jarang, saat mereka melintasi kubangan lumpur harus berkali-kali terjatuh dari sepeda motor. Namun tak menyurutkan langkah para personel kepolisian dibawah komando AKBP Muhammad Taufik untuk mencapai kawasan terisolir.

Terkadang, dengan seragam yang tak lagi bersih, mereka tetap tegar menembus akses jalan yang terputus demi mencapai kawasan yang terisolir akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Tekad mereka bulat, memastikan tidak ada satu pun warga yang tertinggal tanpa bantuan. Kehadiran mereka di lokasi musibah bukanlah untuk “berwisata” bencana atau memantau keadaan dari jauh.

Lebih dari itu, para penegak hukum ini datang membawa harapan, mulai dari bantuan logistik makanan hingga tim medis yang siap memberikan pelayanan kesehatan darurat bagi para penyintas.

“Seperti menuju Kampung Serule beberapa hari lalu, itu jalurnya ekstrem. Harus dengan motor trail. Kami kesana menempuh perjalanan sampai delapan jam. Itu pergi aja, belum pulangnya,” tutur Muhammad Taufik.

Akses jalan yang lumpuh total akibat timbunan lumpur tidak menghalangi niat personel kepolisian Polres Aceh Tengah untuk menyentuh wilayah paling terpencil paska bencana.

Meski harus jatuh bangun mengendarai sepeda motor di medan yang licin dan berbahaya, hampir seluruh kawasan terisolir kini berhasil ditembus.

Kehadiran Polri, khususnya personel Polres Aceh Tengah di tengah lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga.

Tidak hanya hadir secara fisik, mereka juga membawa bantuan logistik dan menyertakan tim medis guna memberikan penanganan kesehatan cepat bagi warga yang terdampak di pengungsian.

“Hampir setiap hari saya bersama anggota, dan tim medis dari kepolisian turun ke daerah-daerah terisolir. Mudah-mudah kehadiran kami dapat membantu para korban bencana,” sambung Kapolres Aceh Tengah ini.

Tiidak hanya bertaruh nyawa menembus jalur berlumpur untuk mengantar logistik dan tim medis, para personel Polres Aceh Tengah juga terjun langsung dalam aksi gotong royong berskala besar.

Terkadang dibawah terik matahari para petugas terlihat bahu-membahu bersama warga membersihkan fasilitas umum yang masih tertimbun material longsor seperti sekolah, dan tempat ibadah.

Keterlibatan polisi juga menjadi kunci dalam memulihkan konektivitas wilayah. Dengan peralatan seadanya mereka ikut bekerja membuka kembali akses jalan yang sempat terputus total.

Di titik-titik yang mustahil dilewati, para personel kepolisian terkadang ikut menginisiasi pembuatan jembatan dan jalur darurat agar bantuan dapat mengalir lebih cepat dan mobilitas warga kembali pulih.

“Kami datang untuk memastikan warga aman, kesehatan mereka terjamin, dan denyut nadi kehidupan di desa bisa segera kembali normal,” pungkasnya. (Mahyadi).

SummarizeShare235
detikgayonews

detikgayonews

Related Stories

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan membagikan sebanyak 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat umum dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Jajaran Polres Aceh Tengah kembali melakukan kunjungan ke sejumlah desa di Kecamatan Linge, Selasa (28/7/2026) untuk memantau perkembangan pemulihan pascabencana. Selain melakukan peninjauan, tim yang...

Kendala Penarikan Tunai di BSI Takengon Telah Diselesaikan, Nasabah Akui Terjadi Kesalahpahaman

Kendala Penarikan Tunai di BSI Takengon Telah Diselesaikan, Nasabah Akui Terjadi Kesalahpahaman

by detikgayonews
Juli 27, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Kesalahpahaman terkait layanan penarikan uang tunai menggunakan buku tabungan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Takengon yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu, telah...

Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan

Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan

by detikgayonews
Juli 26, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Samapta Polres Aceh Tengah menertibkan lokasi yang diduga menjadi tempat praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Mas Arba,...

Recommended

Dinas Pariwisata Menyerahkan Hasil Donasi dari Festival Produk unggulan kopi Untuk Palestina

Juni 3, 2024
Aceh Tengah Peringkat 3 Nasional Penyaluran Dana Desa, 295 Kampung Tuntas 100 Persen

Aceh Tengah Peringkat 3 Nasional Penyaluran Dana Desa, 295 Kampung Tuntas 100 Persen

Maret 4, 2026

Popular Story

  • Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

    613 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Pemuda Bale Turunkan Harga BBM hingga Rp 16.000 per Liter di Takengon, Diserbu Warga

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak Kami
2022 © Copyright Detik Gayo News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • BREAKING NEWS
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI

© 2022 www.detikgayonews.com

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version