• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Juli 31, 2026
Detik Gayo News
  • Login
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Cara Bardan Optimalkan Peran Penyuluh Pertanian

detikgayonews by detikgayonews
November 21, 2024
in SOSIAL BUDAYA
398 25
0
Cara Bardan Optimalkan Peran Penyuluh Pertanian
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

detikgayonews.com| Takengon – Kabupaten Aceh Tengah dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian dan perkebunan yang besar, terutama untuk komoditas unggulan seperti kopi Arabika Gayo yang telah mendunia. Selain itu, wilayah ini juga memiliki lahan subur untuk pengembangan hortikultura dan tanaman pangan lainnya. Namun, potensi besar ini belum sepenuhnya dikelola secara optimal, terutama karena keterbatasan akses teknologi, pengetahuan, dan pendampingan kepada para petani.

Calon Bupati Aceh Tengah Nomor Urut 1, Bardan Sahidi, menilai peran penyuluh pertanian sangat vital dalam memaksimalkan potensi tersebut. Menurutnya, penyuluh adalah ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada petani tentang teknologi pertanian modern, manajemen lahan, serta praktik pertanian berkelanjutan. “Penyuluh pertanian bukan hanya pendamping teknis, tetapi juga motivator yang membantu petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka,” ujar Bardan, Rabu (20/11).

Bardan menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi penyuluh pertanian di Aceh Tengah, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya fasilitas, dan minimnya dukungan operasional. “Kita perlu memberdayakan penyuluh pertanian agar mereka mampu bekerja lebih efektif dalam mendampingi petani. Jika penyuluh didukung dengan baik, maka petani juga akan lebih sejahtera,” tambahnya.

Untuk mengoptimalkan peran penyuluh pertanian, Bardan bersama Calon Wakil Bupati Karimansyah telah menyusun beberapa langkah strategis. Langkah pertama adalah meningkatkan jumlah penyuluh pertanian di seluruh kecamatan. “Kami akan melakukan rekrutmen penyuluh baru, terutama yang memiliki spesialisasi dalam pengembangan kopi, hortikultura, dan tanaman pangan lokal,” jelas Bardan.

Langkah kedua adalah meningkatkan kapasitas penyuluh melalui pelatihan dan sertifikasi. Bardan berkomitmen untuk menyediakan pelatihan berkelanjutan agar penyuluh selalu mengikuti perkembangan teknologi dan metode pertanian terbaru. Selain itu, penyuluh akan difasilitasi untuk belajar dari daerah atau negara lain yang telah sukses mengembangkan sektor pertanian.

Bardan juga berencana memperkuat dukungan operasional bagi penyuluh pertanian. Hal ini meliputi penyediaan kendaraan operasional, perangkat teknologi, serta akses ke data pertanian yang relevan. “Penyuluh harus dilengkapi dengan fasilitas yang memadai agar mereka bisa menjangkau petani di pelosok daerah tanpa hambatan,” ujarnya.

Selain itu, Bardan dan Karimansyah ingin mendorong digitalisasi sektor pertanian dengan melibatkan penyuluh sebagai penghubung antara petani dan teknologi. Melalui aplikasi atau platform digital, penyuluh dapat memberikan rekomendasi teknis, memonitor perkembangan lahan, dan memfasilitasi pemasaran hasil panen petani. “Ini adalah cara agar penyuluh lebih relevan di era modern dan petani bisa lebih mudah mengakses informasi,” tambah Karimansyah.

Bardan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara penyuluh, petani, dan pemerintah daerah. Ia berencana mengadakan forum rutin yang melibatkan ketiga pihak untuk membahas tantangan dan peluang di sektor pertanian. “Sinergi ini penting agar semua pihak memiliki visi yang sama dalam memajukan pertanian di Aceh Tengah,” jelas Bardan.

Melalui langkah-langkah tersebut, Bardan optimis bahwa peran penyuluh pertanian dapat lebih dioptimalkan untuk mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Aceh Tengah. “Penyuluh pertanian adalah kunci untuk memaksimalkan potensi pertanian kita. Dengan dukungan yang tepat, kita tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menciptakan masa depan yang lebih baik bagi petani,” pungkas Bardan

SummarizeShare234
detikgayonews

detikgayonews

Related Stories

Polres Aceh Tengah Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Bies

Polres Aceh Tengah Bangun Rumah Layak Huni untuk Warga Bies

by detikgayonews
Juli 30, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Jajaran Polres Aceh Tengah kembali melakukan pembangunan rumah layak huni di Kampung Pucuk Deku, Kecamatan Bies, Kabupaten setempat. Pembangunan rumah layak huni itu, ditandai dengan...

Polres Aceh Tengah Pantau Harga dan Stok Semen, Warga Diimbau tak Lakukan Penimbunan

Polres Aceh Tengah Pantau Harga dan Stok Semen, Warga Diimbau tak Lakukan Penimbunan

by detikgayonews
Juli 29, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Jajaran Polres Aceh Tengah melakukan monitoring dan pengecekan terhadap ketersediaan serta harga semen di sejumlah toko bangunan di daerah itu, Rabu (29/7/2026). Kegiatan monitoring dilakukan...

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan membagikan sebanyak 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat umum dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Jajaran Polres Aceh Tengah kembali melakukan kunjungan ke sejumlah desa di Kecamatan Linge, Selasa (28/7/2026) untuk memantau perkembangan pemulihan pascabencana. Selain melakukan peninjauan, tim yang...

Recommended

Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

September 6, 2025
Terbuka Untuk Umum, PWI Aceh Tengah Gelar Donor Darah

Terbuka Untuk Umum, PWI Aceh Tengah Gelar Donor Darah

Februari 8, 2024

Popular Story

  • Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

    613 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Pemuda Bale Turunkan Harga BBM hingga Rp 16.000 per Liter di Takengon, Diserbu Warga

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak Kami
2022 © Copyright Detik Gayo News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • BREAKING NEWS
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI

© 2022 www.detikgayonews.com

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version