• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Juli 28, 2026
Detik Gayo News
  • Login
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • Breaking News
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
No Result
View All Result
Detik Gayo News
No Result
View All Result

Dinilai Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam, Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan ‎

detikgayonews by detikgayonews
Juni 19, 2026
in SOSIAL BUDAYA
415 8
0
Dinilai Tidak Bertentangan dengan Syariat Islam, Mahasiswa Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Dukung Konser HUT Bhayangkara Tetap Berjalan  ‎
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Detikgayonews.com, Banda Aceh | Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ahli Ikhwanta K, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan konser dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang dilaksanakan di Mapolda Aceh, Banda Aceh.

‎Menurutnya, kegiatan tersebut tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam yang berlaku di Aceh, karena pelaksanaannya telah memperhatikan norma agama, adat istiadat, serta kearifan lokal yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat Aceh.

‎Ahli Ikhwanta K menilai bahwa peringatan HUT Bhayangkara merupakan momentum penting bagi Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Aceh, untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

‎Kegiatan yang dikemas secara terbuka dan humanis tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membangun komunikasi yang harmonis, menciptakan rasa aman, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

‎“Penyelenggaraan konser HUT Bhayangkara di Mapolda Aceh tidak dapat serta-merta dinilai bertentangan dengan syariat Islam. Dalam pelaksanaannya, panitia telah memperhatikan berbagai aspek yang berkaitan dengan norma agama dan budaya Aceh,” ucap Ahli.

‎Bahkan, katanya, pengaturan lokasi antara laki-laki dan perempuan dilakukan secara terpisah, mulai dari pintu masuk hingga area penonton. Hal ini menunjukkan adanya upaya serius untuk menjaga nilai-nilai syariat yang berlaku di Aceh.

‎Dia menjelaskan bahwa Syariat Islam tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga harus dilihat dari tujuan dan substansi pelaksanaan suatu kegiatan.

‎Selama sebuah kegiatan tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan ajaran Islam serta tetap menjaga norma kesopanan, ketertiban, dan kemaslahatan masyarakat, maka kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari ruang interaksi sosial yang positif.

‎Menurutnya, keberadaan Polri tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai institusi yang memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun kedekatan dengan masyarakat.

‎Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi publik secara langsung patut diapresiasi selama dilaksanakan dengan memperhatikan aturan yang berlaku.

‎“Saya mengapresiasi kebijakan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs Marzuki Ali Basyah, M.M. yang memilih menyelenggarakan rangkaian HUT Bhayangkara di lingkungan Mapolda Aceh,” ujarnya.

‎”Kebijakan ini menunjukkan wajah Polri yang lebih humanis, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Ini juga menjadi pesan bahwa kantor kepolisian bukanlah tempat yang menakutkan bagi masyarakat, melainkan institusi yang hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi,” sambung Ahli.

‎Lebih lanjut, Ahli Ikhwanta K menilai bahwa kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk membangun hubungan yang lebih baik antara masyarakat dan aparat kepolisian.

‎Dalam beberapa tahun terakhir, Polri terus berupaya meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat pendekatan yang lebih persuasif dan humanis.

‎Kehadiran masyarakat dalam kegiatan HUT Bhayangkara menjadi salah satu indikator bahwa ruang interaksi antara Polri dan masyarakat semakin terbuka.

‎Ia menambahkan bahwa Aceh membutuhkan suasana yang harmonis, aman, damai, dan kondusif agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan ibadah dengan nyaman.

‎Dalam konteks tersebut, sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah.

‎“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa Polri hadir bersama mereka. Kedekatan emosional antara masyarakat dan kepolisian akan menciptakan rasa saling percaya, sehingga berbagai persoalan sosial dan keamanan dapat diselesaikan dengan lebih baik melalui kerja sama yang kuat,” ungkapnya.

‎Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat penyelenggaraan HUT Bhayangkara secara objektif dan proporsional. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokratis, namun tidak seharusnya menjadi alasan untuk membangun narasi yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.

‎“Saya menghimbau kepada pihak-pihak yang berupaya menggiring opini negatif terhadap penyelenggaraan HUT Bhayangkara dengan cara membenturkannya dengan syariat Islam agar lebih bijaksana dalam menyampaikan pandangan,” tutur Ahli.

‎Menurutnya, kritik tentu merupakan bagian dari demokrasi, namun hendaknya disampaikan secara konstruktif dan berdasarkan fakta yang objektif, bukan melalui asumsi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

‎Ia menekankan bahwa kepercayaan kepada institusi negara harus dibangun melalui dialog, komunikasi, dan sikap saling menghormati. Dalam hal ini, Polda Aceh dinilai telah menunjukkan komitmennya untuk tetap menjaga nilai-nilai syariat Islam dalam setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat luas.

‎Sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang syariah dan hukum, Ahli Ikhwanta K berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga suasana yang kondusif di Aceh serta mendukung berbagai upaya yang bertujuan memperkuat hubungan antara masyarakat dan institusi negara.

‎“Pada akhirnya, tujuan kita bersama adalah mewujudkan Aceh yang harmonis, aman, damai, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Selama kegiatan dilaksanakan dengan tetap menghormati nilai-nilai syariat Islam dan norma yang berlaku, maka sudah sepatutnya kita memberikan dukungan dan apresiasi terhadap upaya-upaya yang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya. (Rel/Yd).

SummarizeShare234
detikgayonews

detikgayonews

Related Stories

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

Pemkab Aceh Tengah Bagikan 1.000 Bendera Merah Putih kepada Masyarakat Sambut HUT ke-81 RI

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah akan membagikan sebanyak 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat umum dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

Polres Aceh Tengah Kembali Menggelar Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Kecamatan Linge

by detikgayonews
Juli 28, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Jajaran Polres Aceh Tengah kembali melakukan kunjungan ke sejumlah desa di Kecamatan Linge, Selasa (28/7/2026) untuk memantau perkembangan pemulihan pascabencana. Selain melakukan peninjauan, tim yang...

Kendala Penarikan Tunai di BSI Takengon Telah Diselesaikan, Nasabah Akui Terjadi Kesalahpahaman

Kendala Penarikan Tunai di BSI Takengon Telah Diselesaikan, Nasabah Akui Terjadi Kesalahpahaman

by detikgayonews
Juli 27, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Kesalahpahaman terkait layanan penarikan uang tunai menggunakan buku tabungan di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Takengon yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu, telah...

Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan

Polres Aceh Tengah Tertibkan Dugaan Aktivitas PETI di Pegasing, Ratusan Karung Material dan Peralatan Tambang Diamankan

by detikgayonews
Juli 26, 2026
0

Detikgayonews.com, Takengon | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Samapta Polres Aceh Tengah menertibkan lokasi yang diduga menjadi tempat praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Mas Arba,...

Recommended

Kapolres Aceh Tengah Ngopi Bareng Bersama Awak Media

Kapolres Aceh Tengah Ngopi Bareng Bersama Awak Media

Mei 4, 2023
Aktif Bantu Penanganan Bencana, Polres Aceh Tengah Terima Penghargaan dari DPRK 

Aktif Bantu Penanganan Bencana, Polres Aceh Tengah Terima Penghargaan dari DPRK 

Januari 26, 2026

Popular Story

  • Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    Polda Aceh Masih Lengkapi Data Terkait Dugaan Kasus Korupsi di Aceh Tengah

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Ervan Ceh Kul Rilis Lagu “Sebuku Ni Bumi”, Suara Duka untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • Merasa tak Dianggap, Pengurus Pordasi Aceh Tengah Mengaku Kecewa

    613 shares
    Share 245 Tweet 153
  • Aceh Tengah Dikepung Bencana, Sembilan Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
  • Pemuda Bale Turunkan Harga BBM hingga Rp 16.000 per Liter di Takengon, Diserbu Warga

    605 shares
    Share 242 Tweet 151
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak Kami
2022 © Copyright Detik Gayo News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • NEWS
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • BREAKING NEWS
  • OLAHRAGA
  • POLITIK HUKUM & KEAMANAN
  • EKONOMI & WISATA
  • PARLEMENTARIA & SOSOK
  • OPINI
  • TENTANG KAMI
  • KONTAK KAMI

© 2022 www.detikgayonews.com

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version