Detikgayonews.com, Takengon | Geliat perekonomian di Kabupaten Aceh Tengah kembali berdenyut pascamusibah banjir bandang dan tanah longsor yang melanda kawasan itu, beberapa bulan lalu.
Daerah penghasil kopi Arabika Gayo itu, sempat porak poranda dilanda bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 26 Nopember 2025 lalu. Meski tertatih, para petani kopi perlahan mulai bangkit seiring dengan masuknya masa panen kopi.
Buktinya, Koperasi Pedagang Kopi (Kopepi) Ketiara mulai melakukan ekspor kopi Arabika Gayo ke salah satu negara di benua Eropa yaitu ke Inggris dengan jumlah pengiriman mencapai 19.200 kilogram atau 19,2 ton.
Ekspor komoditi unggulan asal Dataran Tinggi Gayo (DTG) itu, mendapat dukungan dari pemerintah setempat, dan dilepas langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si pada Minggu (12/4/2026) lalu, di Kampung Umang, Kecamatan Bebesen.
Disela pelepasan, Bupati Haili Yoga menyampaikan rasa bangga atas capaian ekspor tersebut yang dinilai sebagai bukti nyata kualitas dan daya saing Kopi Gayo di pasar internasional.
Ia juga mengapresiasi peran Kopepi Ketiara yang terus membina petani kopi, khususnya dalam menjaga kualitas serta kelestarian lingkungan melalui program Ketiara Cinta Hutan.
“Saya sangat bahagia hari ini kita dapat melepas Kopi Gayo ke Inggris sebanyak 19.200 kg. Ini prestasi luar biasa dari daerah kita, Aceh Tengah. Kopi Gayo hari ini semakin dikenal dunia, dan ini tidak terlepas dari peran para pelaku usaha dan tokoh perempuan yang membina masyarakat,” ujar Haili Yoga.
Ekspor ini menjadi salah satu tonggak penting dalam memperkuat posisi Kopi Gayo sebagai komoditas unggulan Aceh Tengah yang mampu bersaing di pasar global sekaligus mendorong kesejahteraan petani lokal.
Bupati juga berharap ekspor ini menjadi motivasi bagi seluruh petani dan pelaku usaha kopi untuk terus meningkatkan kualitas produksi serta memperluas pasar ekspor.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pelepasan Kopi Gayo sebanyak 19 ton 200 kilogram ke Inggris secara resmi kita lepas”, ucapnya diikuti dua truk cold diesel yang langsung berangkat menuju pelabuhan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Rahmah selaku pimpinan Ketiara, Ketua TP PKK Aceh Tengah Risnawati, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh Tengah, serta Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Tengah. (Yd)













