Sambut Wisatawan dan Pemudik, Ini Lima Masjid Ramah Wisatawan di Aceh Tengah
Detikgayonews.com, Takengon | Menyambut lonjakan kunjungan pada musim mudik dan libur Lebaran 1447 H, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Tengah resmi menetapkan lima masjid sebagai masjid ramah pemudik dan wisatawan.
Fasilitas ini disiapkan khusus untuk memberikan kenyamanan bagi para wisatawan maupun pelancong dan pemudik yang melintasi wilayah Kota Takengon.
Kelima masjid tersebut yaitu Masjid Agung Ruhama Takengon, Masjid Al Abrar Kebayakan di Kecamatan Kebayakan.
Selanjutbya, Masjid Baitul Quddus Mendale di Kecamatan Kebayakan, Masjid Al Munawar Uning Pegantungen di Kecamatan Bies, serta Masjid Sabilillah Mongal di Kecamatan Bebesen.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, Minggu (15/6/2026) menyampaikan bahwa masjid memiliki fungsi yang sangat luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat.
“Masjid pada dasarnya adalah rumah Allah yang terbuka untuk siapa saja. Melalui program Masjid Ramah Pemudik ini, kita ingin memastikan para wisatawan maupun para pemudik yang singgah di Aceh Tengah memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat, berwudhu, serta melaksanakan ibadah,” ujar Wahdi.
Menurutnya, Aceh Tengah merupakan salah satu daerah tujuan wisata di dataran tinggi Gayo yang ramai dikunjungi masyarakat, terutama ketika libur dan musim mudik.
Untuk itu, kehadiran masjid ramah wisatawan diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para pemudik yang melintas di Kota Takengon.
Wahdi meminta agar pengurus masjid agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para musafir dengan menjaga kebersihan, kenyamanan, serta menyediakan fasilitas dasar yang dibutuhkan.
“Kita berharap pengurus masjid dapat menyambut para tamu Allah dengan ramah. Mudah-mudahan keberadaan masjid ramah pemudik ini tidak hanya membantu para pelintas jalan, tetapi juga menjadi ladang amal bagi seluruh pengurus dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Menurut Wahdi, program ini dapat memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat serta memperlihatkan wajah keramahan masyarakat Aceh Tengah kepada para pendatang.
“Semoga para pemudik dan wisatawan yang singgah di masjid-masjid ini merasakan kenyamanan dan membawa kesan baik tentang Aceh Tengah sebagai daerah yang religius, ramah, dan penuh kepedulian,” pungkasnya. (Yd).













