Detikgayonews. com| Banda Aceh – Upaya distribusi bantuan logistik untuk korban bencana yang dilakukan oleh relawan pemuda Gayo di Banda Aceh saat ini menghadapi kendala teknis yang signifikan. Satgas relawan yang dipimpin oleh Satria Darmawan melaporkan bahwa sejumlah besar bantuan logistik telah terkumpul dan siap didistribusikan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau.
Namun, menurut keterangan Darmawan, proses pengiriman terhambat karena ketiadaan akses terhadap helikopter. “Bantuan sudah menumpuk di posko kami dan sangat dibutuhkan oleh warga di daerah terpencil. Sayangnya, distribusi udara terhambat karena kami belum mendapatkan akses atau ketersediaan helikopter,” ujarnya.
Bantuan logistik yang telah terkumpul terdiri dari bahan makanan pokok, obat-obatan, air bersih, dan perlengkapan darurat lainnya. Daerah-daerah tujuan adalah wilayah yang akses jalannya terputus atau rusak parah, sehingga memerlukan transportasi udara untuk penyaluran yang cepat dan tepat.
Darmawan dan timnya kini sedang berupaya maksimal untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, TNI/Polri, maupun organisasi kemanusiaan lainnya, untuk mendapatkan akses terhadap helikopter. “Kami berharap ada perhatian lebih dari pihak-pihak yang memiliki sumber daya. Setiap jam sangat berharga. Bantuan ini tidak ada gunanya jika hanya tertahan di posko,” tambahnya.
Dalam keterangannya, Darmawan juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dan mendukung perjuangan tim relawan. “Kami mohon doanya agar kami segera mendapatkan solusi, bisa sewa atau bantuan helikopter, sehingga bantuan ini bisa segera kami bawa dan sampai kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” harapnya.
Situasi ini menyoroti pentingnya koordinasi logistik dan ketersediaan sarana transportasi udara dalam situasi tanggap darurat bencana, terutama di daerah dengan topografi yang menantang. Semoga upaya para relawan ini segera menemui jalan keluar agar bantuan dapat secepatnya meringankan beban para korban.













