Tanggul Sungai Lawe Bulan Jebol, Banjir Rendam Jalan Nasional Aceh Tenggara–Medan

DetikGayoNews.Com, ACEH TENGGARA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tenggara menyebabkan Sungai Lawe Bulan kembali meluap. Tingginya debit air mengakibatkan tanggul sungai jebol hingga banjir menggenangi permukiman warga dan ruas Jalan Nasional Aceh Tenggara–Medan.
Luapan sungai terjadi di kawasan Desa Kelapa Gading, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara. Air yang meluap dari sungai dengan cepat menggenangi kawasan sekitar, termasuk puluhan rumah warga. Di sejumlah titik, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar satu meter.
Banjir juga menutupi sebagian badan jalan nasional yang menghubungkan Aceh Tenggara dengan Medan. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas tersendat dan menyebabkan antrean kendaraan dari kedua arah.
Sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat tetap berupaya melintasi genangan banjir. Pengendara harus mengurangi kecepatan dan berhati-hati karena derasnya arus air dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi kendaraan berukuran kecil dan sepeda motor.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Tenggara kemudian diterjunkan ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu menjaga keselamatan para pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Aceh Tenggara, IPTU Jepry, mengatakan pihaknya terus melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik yang terdampak banjir.
“Petugas terus melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik yang tergenang banjir,” kata IPTU Jepry.
Petugas juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan serta mengutamakan keselamatan ketika melintasi kawasan yang terdampak. Pengendara diminta tidak memaksakan diri menerobos genangan apabila ketinggian air maupun derasnya arus dinilai membahayakan.
Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi meningkatkan debit Sungai Lawe Bulan hingga kapasitas sungai tidak lagi mampu menampung aliran air. Jebolnya tanggul kemudian menyebabkan air meluas ke permukiman dan badan jalan.
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan banjir diimbau tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalan yang tergenang, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.





