Detikgayonews.com, Takengon | Koperasi Petani Kopi (Kopepi) Ketiara telah menyalurkan beragam jenis bantuan untuk puluhan desa terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Koperasi yang bergerak di bidang ekspor kopi arabika Gayo ini, ikut ambil bagian dalam proses pemulihan paska bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi akhir Nopember 2025 lalu.
Bahkan beberapa hari paska bencana, Kopepi Ketiara yang berpusat di Kampung Umang, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah langsung membagikan nasi putih gratis bagi warga serta menyediakan fasilitas wifi gratis menggunakan jaringan Starlink.
Parahnya dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di dua kabupaten di Dataran Tinggi Gayo (DTG) itu, membuat Kopepi Ketiara ikut tergerak untuk membantu masyarakat, khususnya para korban yang terdampak langsung.
Ketua Kopepi Ketiara, Rahmah kepada Detikgayonews.com, Sabtu (3/1/2026) mengatakan, penyaluran bantuan sudah dilakukan di 35 kampung di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
“Bantuan yang telah kami salurkan terdiri dari beras, telur, gula, Indomie, tikar, selimut anak, genset dan Starlink. Jadi, bantuan yang kami salurkan, untuk anggota koperasi dan masyarakat terdampak bencana,” kata Rahmah.
Disebutkan Rahmah, pihaknya tergerak untuk menyalurkan bantuan karena melihat kondisi paska bencana sangat memprihatinkan lantaran banyaknya akses yang terputus sehingga membuat kebutuhan pokok sulit didapat.
“Alhamdulillah, kami rutin menyalurkan bantuan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan Kopepi Ketiara bisa meringankan beban para korban bencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok seperti beras,” sebutnya.
Dalam proses penyaluran bantuan, Kopepi Ketiara juga bekerjasama dengan Batalyon TP 854 Pameu, terutama dengan Danyon Letkol Inf Fahri dan Batalyon 114/Satria Musara Rembele.
“Ada 50 personel TNI ikut menyalurkan bantuan dan mengangkut logistik dari Gunung Salak. Selain itu, mereka juga terlibat membersihkan fasilitas umum yang terdampak bencana,” pungkasnya. (Yd).
