Ketua BKMT Aceh Tengah Jenguk Korban Kebakaran Jagong Jeget, Berikan Dukungan Moril dan Materil
Detikgayonews.com | Takengon – Kepedulian terhadap korban kebakaran di Kecamatan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, terus berdatangan. Ketua Pengurus Daerah (PD) BKMT Aceh Tengah, Vitriani Muchsin Hasan, yang juga merupakan istri Wakil Bupati Aceh Tengah, menjenguk korban kebakaran yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Datu Beru Takengon, Minggu (9/8/2026).
Dalam kunjungannya, Vitriani menjenguk Kalika Nefertiti (23) bersama anaknya, Muhammad Ibrahim Raisi (2), yang menjadi korban dalam musibah kebakaran di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget.
Keduanya saat ini menjalani perawatan di Ruangan Bedah Wanita, Kamar Nomor 1 RSUD Datu Beru Takengon.
Selain memberikan semangat dan dukungan moril, Vitriani juga menyerahkan bantuan materil kepada korban sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Vitriani menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi dan berharap korban diberikan kekuatan serta kesabaran dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang terjadi hari ini. Semoga musibah kebakaran ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga para korban dapat menerima musibah ini dengan lapang hati dan penuh kesabaran,” ujar Vitriani.
Ia juga berharap kondisi Kalika dan anaknya segera membaik serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat.
Menurutnya, musibah yang terjadi menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperkuat kepedulian dan saling membantu, khususnya terhadap masyarakat yang sedang tertimpa bencana.
“Kita berharap bantuan dan perhatian yang diberikan, meskipun tidak seberapa, dapat sedikit meringankan beban para korban. Yang terpenting, mereka tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini,” katanya.
Kebakaran sebelumnya melanda kawasan Pasar Jagong di Kampung Jeget Ayu, Kecamatan Jagong Jeget. Musibah tersebut menghanguskan sejumlah bangunan dan menyebabkan beberapa warga harus mendapatkan penanganan medis.





