Formasket Gelar Unjuk Rasa, Bupati Aceh Tengah Dinilai Lebih Banyak Foto Selfie Ketimbang Tangani Bencana

*Indikasi Pemkab Lambat 

Detikgayonews.com, Takengon | Aksi unjuk rasa yang dilakukan massa dari Forum Masyarakat Ketol (Formasket) menjadi salah satu indikasi bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah masih lambat dalam proses penanganan pascabencana.

Formasket menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, Selasa (3/3/2026). Mereka menuntut agar Pemkab Aceh Tengah mempercepat proses penanganan pascabencana.

Ratusan massa itu, terdiri dari pemuda, emak-emak dan tokoh masyarakat Ketol. Dalam aksi unjuk rasa, massa menilai bahwa Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga lebih banyak foto selfie di lokasi bencana ketimbang melakukan penanganan secara maksimal.

“Bupati hadir ke sana jangan hanya selfie-selfie saja. Menteri sudah datang dua kali, tapi kebijakan daerah apa, tidak ada kepedulian,” teriak Koordinator Aksi, Sutris dalam orasinya.

Para pengunjuk rasa itu, memboyong sejumlah tuntutan diantaranya terkait dengan penanganan konkret lubang raksasa di Pondok Balik, Aceh Tengah.

Selain itu, massa juga menuntut penanganan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak dan terputus di Kecamatan Ketol pascabencana hidrometeorologi akhir November 2025 lalu.

Sutris menyampaikan pihaknya meminta Bupati Aceh Tengah memberi kebijakan tegas terkait permasalahan lubang raksasa yang ada di Ketol serta beberapa akses lainya..

“Lubang raksasa dalam satu bulan terkahir luasnya bertambah satu hektare, bahkan saat ini sudah secara keseluruhan empat hektare lebih dengan kedalaman sekitar 100 meter,” katanya.

Beberapa pengunjuk rasa lainnya mengaku jika proses penanganan pascabencana di Kecamatan Ketol, tidak berjalan secara maksimal diantaranya soal Hunian Tetap (Huntap), pembuatan akses jalan alternatif di kawasan Pondok Balik serta beberapa poin mendesak lainnya.

“Kalau penanganan pascabencana sudah maksimal, nggak mungkin kami demo. Masalahnya, bupati ada beberapa kali datang tapi habis foto-foto pulang. Realisasinya nggak jelas,” ungkap pendemo lainnya.

Dalam aksi unjuk rasa itu, para pendemo diterima Ketua DPRK, Fitriana Mugie, Wakil Ketua Hamdan serta beberapa anggota lainnya, Kasman, Fauzan dan Azhari Win Mus.

Sedangkan dari pihak eksekutif diwakili Kalaksa BPBD Andalika, Kadis PUPR Pijas Visara, Asisten Setdakab Jauhari untuk menemui massa yang sedang berunjuk rasa.

Sembari menunggu Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga hadir, para pengunjuk rasa tampak duduk bersila di halaman gedung dewan. (Yd).

 

Exit mobile version