Detikgayonews com, Takengon | Janji Pemerintah Aceh yang akan menyalurkan bantuan pendidikan untuk anak yatim piatu dan piatu hingga menjelang penghujung tahun 2025 belum juga terealisasi.
Berdasarkan data yang direlease Dinas Pendidikan Aceh beberapa waktu lalu, bahwa Pemerintah Aceh telah menetapkan sebanyak 93.397 penerima bantuan biaya pendidikan tahun 2025.
Bahkan Kadisdik Aceh yang kala itu, masih dijabat oleh Marthunis, ST., DEA, berjanji akan segera menyalurkan bantuan setelah pembahasan APBA-Perubahan tahun 2025.
Ironisnya, janji tersebut belum juga ditunaikan oleh Disdik Aceh meskipun sudah hampir satu bulan sejak dijanjikan dan dikabarkan bahwa APBA-Perubahan 2025 telah selesai dibahas.
“Biasa paling lama, pada bulan Juli sudah disalurkan untuk tahap I maupun tahap II. Tapi sudah hampir memasuki bulan Nopember belum ada juga,” kata warga Aceh Tengah, Yadi, Jumat (31/10/2025).
Menurut Yadi, bantuan pendidikan tersebut, sangat dibutuhkan oleh anak-anak yatim piatu maupun piatu untuk memenuhi kebutuhan serta keperluan perlengkapan sekolah.
“Anak-anak sudah bolak balik, mengecek ke Bank Aceh, berharap bantuan itu sudah disalurkan. Tapi sampai hari ini, belum ada tanda-tanda,” imbuhnya.
Yadi berharap agar Gubernur Aceh, Muzakir Manaf serta pihak Disdik Aceh dapat segera merealisasikan penyaluran bantuan pendidikan tersebut, sehingga senyum anak-anak yatim piatu dan piatu bisa benar-benar merekah.
“Ini bukan hanya keresahan satu atau dua anak yatim piatu, tetapi puluhan ribu dari seluruh Aceh. Mereka menaruh harapan besar kepada Gubernur Aceh agar bisa segera merespon keresahan mereka,” harapnya.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, bantuan biaya pendidikan untuk anak yatim piatu dan piatu dari Pemerintah Aceh, disalurkan dalam 4 tahap dengan total bantuan Rp 2,4 juta pertahun. (*)
