Iklan

HUT ke-81 TNI, Pengabdian di Tengah Pemulihan Pascabencana Aceh Tengah

5 Oktober 2026 · 05:52 WIB · 2 menit baca
Jembatan Bailey di Berewang Gajah , Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, yang dibangun oleh Kodim 0106/Aceh Tengah untuk mendukung pemulihan akses masyarakat pascabencana.

DetikGayoNews.com. Aceh Tengah | Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum untuk melihat kembali peran TNI yang tidak hanya berada di garis pertahanan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi.

Di Aceh Tengah, semangat pengabdian tersebut tercermin dalam keterlibatan TNI bersama pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.

Sejak bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah di Aceh Tengah pada akhir 2025 lalu, proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap. Berbagai upaya diarahkan untuk membuka kembali akses masyarakat, memperbaiki sarana umum, serta memulihkan infrastruktur yang terdampak.

TNI menjadi salah satu unsur yang terlibat langsung dalam berbagai kegiatan di lapangan. Keterlibatan tersebut mulai dari pembersihan material sisa bencana, pembukaan kembali akses yang terputus, hingga pembangunan dan perbaikan jembatan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudi Hariyanto, mengatakan keterlibatan TNI dalam proses pemulihan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan percepatan penanganan pascabencana.

“TNI akan terus hadir bersama pemerintah daerah, Polri dan masyarakat. Pemulihan pascabencana membutuhkan kerja bersama, terutama untuk membuka akses dan memulihkan infrastruktur agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik,” ujar Rudi Hariyanto.

Menurutnya, kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan di wilayah terdampak.

“Semangat gotong royong harus terus kita jaga. Bagi kami, membantu masyarakat merupakan bagian dari tugas pengabdian. Selama masih dibutuhkan, TNI akan terus hadir dan bekerja bersama rakyat,” katanya.

Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Czi Rudi Hariyanto, berfoto bersama unsur Forkopimda Aceh Tengah usai upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Sanggamara, Takengon, Senin (5/10/2026).

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menilai sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan pada pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga pada upaya memulihkan mobilitas, aktivitas ekonomi, serta kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.

Momentum HUT ke-81 TNI sekaligus menjadi refleksi bahwa kekuatan TNI tidak hanya terletak pada kemampuan pertahanan, tetapi juga pada kedekatan dan kepercayaan yang dibangun bersama masyarakat.

“Momentum HUT TNI ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian. TNI harus tetap dekat dengan rakyat, hadir dalam kesulitan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi,” tegas Dandim.

Semangat kebersamaan dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah tersebut menjadi salah satu wujud dari tema HUT ke-81 TNI, “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

CHANNEL DETIK GAYO

Lihat semua video →