Iklan

Izin MYC Belum Terbit, Pembangunan Jembatan Cemparan Weh Kanis Terancam Batal Tahun Ini

2 Oktober 2026 · 04:03 WIB · 2 menit baca
Pembangunan Jembatan Weh Kanis Cemparan Bener Meriah Terancam Batal Karena Ijin MYC Belum Keluar

DetikGayoNews.com, Bener Meriah | Rencana pembangunan jembatan permanen Weh Kanis Cemparan yang menghubungkan Kecamatan Bandar dan Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, terancam batal dikerjakan pada tahun ini.

Proyek infrastruktur tersebut dinilai sangat penting karena menjadi salah satu akses utama bagi masyarakat di 14 desa di Kecamatan Mesidah. Namun, hingga Jumat, 2 Oktober 2026, pelaksanaan proyek masih terkendala karena izin Multi-Year Contract (MYC) belum diterbitkan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3, Ir. Mulyadi, S.T., M.T., mengatakan tahapan tender proyek pembangunan jembatan tersebut sebenarnya telah selesai dilaksanakan.

Bahkan, pemenang lelang telah ditetapkan sejak 18 September 2026. Namun, hingga saat ini penandatanganan kontrak kerja belum dapat dilakukan karena izin MYC yang menjadi salah satu syarat utama pelaksanaan proyek tahun jamak belum diterbitkan Kementerian Keuangan.

Mulyadi menjelaskan, total Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk pembangunan jembatan tersebut mencapai Rp29 miliar.

Anggaran itu direncanakan digunakan dalam dua tahun pelaksanaan. Pada tahun anggaran 2026 dialokasikan sebesar Rp15 miliar, sedangkan sisanya Rp14 miliar direncanakan untuk tahun anggaran 2027.

Kondisi tersebut kini berpacu dengan batas waktu pelaksanaan. Menurut Mulyadi, apabila izin MYC belum juga diterbitkan hingga 6 Oktober 2026, pembangunan jembatan permanen Weh Kanis Cemparan tidak dapat dilaksanakan pada tahun anggaran 2026.

“Apabila sampai 6 Oktober 2026 izin MYC tidak terbit, maka pembangunan jembatan tidak dilaksanakan pada tahun ini,” terang Mulyadi.

Jika tenggat waktu tersebut terlewati, Mulyadi mengaku belum dapat memastikan kapan pembangunan jembatan permanen itu akan kembali diprogramkan.

Kondisi Jembatan Wih Kanis, Jumat 2/10/26

Di tengah ketidakpastian tersebut, ia meminta pengertian masyarakat dan berharap fasilitas Jembatan Bailey yang saat ini digunakan sebagai akses sementara dapat tetap dijaga bersama.

Menurutnya, keberadaan jembatan sementara tersebut sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat selama jembatan permanen belum terealisasi.

Masyarakat juga diharapkan menggunakan Jembatan Bailey secara tertib dan menjaga fasilitas tersebut agar tetap layak serta aman dilalui hingga ada kepastian mengenai pembangunan jembatan permanen Weh Kanis Cemparan.

CHANNEL DETIK GAYO

Lihat semua video →