Detikgyonews.com, Takengon | Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis II, Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Aceh, Muhammad Nofal, ST melakukan audiensi bersama Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, M.SP, dalam rangka percepatan pembersihan fasilitas umum terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah, Selasa, (13/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kementerian PU menggandeng sejumlah dengan Waskita Karya sebagai penyedia serta Manajemen Konstruksi (MK) sebagai pengawas. Selain untuk membersihkan, tim waskita Karya dan MK juga akan mengecek kelayakan bangunan serta lingkungan yang terdampak bencana.
Kegiatan kali ini kementerian PU fokus membersihkan fasilitas umum seperti sekolah, masjid, puskesmas, serta fasilitas umum lainnya. Sebelumnya tim Kementerian PU sudah melaksanakan survei ke sejumlah kecamatan serta sudah melaksanakan pembersihan di beberapa failitas umum seperti SD Negeri 9 Kebayakan di Kampung Mendale.
“Kegiatan kita pada kesempatan kali ini yaitu untuk membersihkan fasilitas umum yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Kemarin kami sudah membersihkan SD Negeri 9 Kebayakan di Kampung Mendale” ucap Nopal.
Dalam kesempatan ini juga Kementerian PU juga diamanahkan untuk membantu membangun hunian sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Untuk hunian sementara yangbakan dibangun Kementerian PU, kiranya dapat berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupatrn Aceh Tengah sehingga pembangunan dapat berjalan merata” ungkap Muchsin dalam rapat tersebut.
Pada hari ini Tim Kementerian PU akan bergerak menuju Kecamatan Bintang membersihkan Pesantren Al-Hasaniah yang terdampak banjir pada beberapa waktu yang lalu.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Aceh Tengah, Kepala Dinas PUPR, serta perwakilan Dinas Perkim. (Rel/Yd).













