Detikgayonews.com | Takengon – Pasca banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh Tengah pada November lalu, bukan hanya puing-puing reruntuhan yang tertinggal, tetapi juga duka dan trauma mendalam bagi keluarga korban. Kekhawatiran kian menjadi saat persediaan makanan menipis dan kebutuhan pokok sulit terdistribusi akibat akses jalan yang terputus, Senin 22/12/25.
Dalam situasi sulit tersebut, semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat setempat menjadi penopang utama. Masyarakat saling membantu, korban membantu korban lain—begitulah fakta lapangan yang terjadi.
Tergerak oleh kondisi itu, Relawan Masyarakat Gayo bersama keluarga besar dr. Natia dan rekan-rekan dari Medan tergerak hati untuk turut mengulurkan bantuan kepada saudara-saudara yang terdampak musibah di Aceh Tengah.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari media sosial dan keluarga di Aceh Tengah, keluarga besar dr. Natia beserta rekan-rekan di Medan menggalang donasi, membeli sejumlah kebutuhan logistik, dan mengirimkannya ke Takengon melalui Bandara Rembele serta jalur KKA.
Beragam kebutuhan pokok dikirimkan, mulai dari beras, obat-obatan, mukena, minyak goreng, roti, hingga perlengkapan mandi dan pakaian. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Alfiansyah Linge yang bertugas mengkoordinasikan penyaluran agar tepat sampai ke tangan korban dan masyarakat di lokasi pengungsian.
Alfiansyah Linge mengatakan, penyaluran bantuan telah berlangsung selama dua hari. “Sebelumnya kita sudah menyalurkan ke bagian sisi kanan Danau Lut Tawar, mulai dari Desa One-One sampai ke Desa Rawe. Kemudian ke Kecamatan Kebayakan di beberapa titik, lalu Kecamatan Bintang, dan sampai ke Desa Tebuk, Kecamatan Pegasing,” jelas Alfiansyah.
“Hari ini kita bersama relawan akan melanjutkan penyaluran ke beberapa titik di Kecamatan Linge,” tambahnya.
Ia pun menyampaikan harapan dan ucapan terima kasih. “Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah. Kami juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar dokter Natia serta rekan-rekan di Medan yang telah mendonasikan dan memberikan bantuan untuk masyarakat Aceh Tengah,” tutup Alfiansyah.







