Detikgayonews.com, Takengon | Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Tengah bersama relawan dari Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis di lokasi bencana di Kecamatan Bintang, kabupaten setempat, Sabtu (13/12/2025).
Paska musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor, kawasan Kecamatan Bintang merupakan salah satu daerah yang masih terisolir sampai dengan saat ini.
kegiatan pelayanan kesehatan berupa pengobatan spesialistik itu, melibatkan sejumlah tenaga medis yang tergabung di organisasi IDI Aceh Tengah, PDSKJI, PDPI, Satgas Tanggap Bencana USK.
IDI Aceh Tengah bersama relawan USK melibatkan sejumlah dokter spesialis untuk terjun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama para korban bencana di Kecamatan Bintang.
Para tenaga medis itu, dibagi beberapa tim diantaranya untuk desa Merodot, tim terdiri dari dr M Nasir SpA, dr Naila Rika SpA, dr Syahrial Spkj (USK), dr Ilham (USK), dr Aqib Asyraf (USK) dr Fitri Tilawah (USK) dan dr Nulfa.
Untuk tim medis yang bertugas di Kampung Linung Bulen, terdiri dari dr Yanis (USK), dr Panji (USK), dr Rima, dr Riza, dr Guntur, dr Linda Yanty dan dr Septi.
Untuk di Kampung Dedamar tim medis, terdiri dari dr Marini Puspita Sp.p, dr Junaidi Sp.Pd, dr Lailan Spkj, dr Agustina Spki, dr Ayu (USK), dr Eka ( USK), dr Ongko (USK) dr Ilma dan dr Weni (USK).
Sedangkan di Puskesmas Bintang, tim medis terdiri dari dr Aris Fintama, dr Irhas Sp. pd, dr Rahmad Suhendra Sp ThT, dr Wiladatika, dr Tety Maulida dan dr Adriansyah Putra.
Ketua IDI Aceh Tengah, dr Ariz Fintama kepada detikgayonews.com, Minggu (14/12/2025) mengatakan, IDI bersama dengan relawan USK merupakan tenaga kesehatan yang pertama hadir di Kecamatan Bintang.
“Kalau di Puskesmas Bintang, selalu ada petugas yang standby di tempat. Nah, untuk kegiatan ini, merupakan pengecekan kesehatan dengan melibatkan sejumlah dokter spesialis,” kata Ariz
Menurutnya, kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan berupa pengobatan pasien anak, pasien dewasa dan pasien prolanis.
Jumlah pasien, di Desa Merodot pasien anak 54 orang, lansia 20 dan ODGJ 2 orang. Sedangkan di Kampung Linung Bulen, pasien lansia 31, anak 20 dan dewasa 47.
“Untuk di Kampung Dedamar, jumlah warga yang berobat, 143 orang dan di Puskemas Bintang, ada 87 pasien. Selain kegiatan pengobatan, ada juga pemberian bantuan sembako untuk petugas medis di Puskesmas Bintang,” pungkasnya. (Yd)













