Tragong Salurkan Bantuan ke Pelosok Rusip Antara, Tiga Desa Terisolir Jadi Sasaran

Oplus_131072

Detikgayonews.com, Takengon | Trail Gayo Takengon (Tragong) bukan sekadar komunitas atau perkumpulan para bikers off-road. Komunitas ini, memiliki peran penting terutama saat terjadi bencana.

Komunitas Tragong memiliki rekam jejak sebagai suatu perkumpulan yang kerab terlibat dalam penanganan paska bencana, khusunya yang terjadi di Kabupaten Aceh Tengah.

Paska terjadi bencana hidrometeorologi tiga pekan lalu, dampaknya hampir merata di Kabupaten Aceh Tengah. Bahkan sampai saat ini, banyak desa yang masih terisolir.

Atas dasar itu, Komunitas Tragong ikut berperan menangani bencana dengan cara membantu mendistribusikan bantuan.

Namun bantuan yang disalurkan bukan bantuan milik atau dari pemerintah, melainkan berasal dari para donasi Gayo peduli.

Tak jarang juga, para anggota Komunitas Tragong ikut patungan mengumpulkan dana untuk memberikan bantuan saat terjadi bencana.

Atas dasar kemanusiaan itu, puluhan bikers off-road, Komunitas Tragong telah berhasil menembus sejumlah daerah terisolir di Kabupaten Aceh Tengah selama terjadi bencana hidrometeorologi.

Mereka telah mendistribusi beberapa ton bantuan relawan Gayo berupa bahan pokok serta kebutuhan masyarakat korban bencana.

Hari ini, Jumat (19/12/2025), puluhan bikers Komunitas Tragong kembali bergerak menuju tiga desa pelosok di Kecamatan Rusip Antara. Ketiga desa itu, dikabarkan masih terisolir.

Ketua Tragong Mugie, mengatakan, bantuan yang diantar oleh anggota komunitas ditujukan ke Kampung Wih Kiri, Pilar Jaya dan Kampung Tirmiara, Kecamatan Rusip Antara.

“Dilaporkan di ketiga desa itu, belum bisa di akses jika dengan kendaraan biasa. Makanya kami berinisiatif untuk memasok bantuan kesana dengan motor trail,” kata Mugie.

Disebutkan, ada puluhan bikers atau riders yang ikut berparisifasi sebagai relawan untuk mengantarkan bantuan ke tiga desa di Kecamatan Rusip Antara sehingga masyarakat disana bisa segera terbantu.

“Jadi, komunitas ini, bukan hanya tempatnya para penghobi motor trail, tetapi bisa berperan khususnya di bidang kemanusiaan. Semoga bisa memberikan manfaat di tengah bencana seperti sekarang ini,” pungkasnya.

Sebelum berangkat menuju lokasi bencana, mengawali perjalanan puluhan riders berdo’a bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua Tragong, Mugie didampingi Andi Irham. (Yd).

Exit mobile version