Detikgayonews, Takengon | Café Gaya Nggile di daerah Pendere Saril, Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi salah satu tongkrongan yang terbilang unik. Tempat ngopi satu ini, bernuansa antik karena sebagian interior dan eksteriornya terbuat dari barang bekas.
Bukan hanya tempat tongkrongannya saja yang unik, tetapi sang owner Duan, merupakan salah satu komedian asal kota dingin Takengon, sehingga dipastikan para pengunjung bukan sekadar tersebut, tetapi bisa tertawa lepas ketika menyeruput secangkir kopi arabika Gayo di Café itu.
Café dan Foto Gaya Nggile ini, Sabtu (6/5/2023) kemarin, baru saja di launching meskipun sudah beberapa bulan terakhir dibuka. Bahkan orang nomor satu di Aceh Tengah, T Mirzuan, ikut hadir di acara peluncuran café itu.
T Mirzuan sempat memuji kreativitas dari sang owner yang berani tampil dengan konsep berbeda dengan café café pada umumnya. “Bukan hanya itu, viewnya juga sangat menarik karena bisa memandang langsung ke Danau Lut Tawar,” kata T Mirzuan.
Menurut Pj Bupati Aceh Tengah ini, keberadaan Café dan Foto Gaya Nggile ini, bisa menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan karena selain unik, juga pemandangan yang disajikan cukup indah. “Walaupun menggunakan bermacam barang bekas yang di pajang, tentu menjadi unik jika difoto dan bisa viral di sosmed,” tutur T Mirzuan.
Owner Café Gaya Nggile, Dua menyebutkan, desain caffenya yang antik dan unik merupakan salah satu upaya mengenalkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda bahwa banyak barang-barang yang dipajang tidak lagi digunakan pada saat ini.
“‘Sebagian anak anak muda sekarang, kan banya yang tidak tahu, alat-alat ini, sebenarnya dulu digunakan untuk apa?. Makanya, kita pajang menjadi hiasan. Di dinding café ini, juga lengkap kita tulis nama-nama desa yang ada di Dataran Tinggi Gayo,” sebutnya.
Untuk sajian, kata Duan, Cafe Gaya Ngile juga menyediakan menu menu tradisional, khususnya kopi arabika Gayo. Sebelumnya, café ini juga sudah pernah dikunjungi konsumen dari berbagai daerah di Aceh dan Indonesia, bahkan hingga wisatawan manca negara.
Dalam launching Café Gaya Nggile, diwarnai dengan ada lomba kedek (lomba tertawa) dan hunting foto juga. Untuk lomba tertawa merupakan satu-satunya dan perdana dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tengah.
“Caffe Gaya Nggile cocok untuk semua kalangan mulai dari remaja, pemuda hingga yang tua. Selain itu, menjadi tempat untuk membangun komunitas generasi muda serta tempatnya untuk berkreativitas serta silaturahmi. Mudah-mudahan, bisa menjadi salah satu ikon di Kota Takengon,” pungkasnya. (DGN-add)
