Detikgayonews.com, Takengon | Belasan masyarakat mengatasnamakan komunitas pasien penyakit jantung dan pembuluh darah Aceh Tengah, Senin (1/4/2024) menemui Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Arwin Mega.
Kehadiran komunitas pasien penyakit jantung ini, untuk membahas persoalan penangangan penyakit jantung di RSU Datu Beru, Takengon. Mereka mengutarakan sejumlah persoalan yang sedang terjadi di RSUD Datu Beru Takengon, salah satunya adalah mempertahankan dokter spesialis jantung, dr Munadi sebagai dokter jantung tetap dirumah sakit itu.
“dr Munadi sudah mengusulkan pensiun dini, karena sudah bertugas lebih dari 20 tahun bekerja sebagai ASN dan kini usia nya masih 56 tahun, tentu semua pihak harus mempertahankan untuk tidak pensiun dulu,” kata Penasehat Komunitas penyakit jantung ini, Kudus Arba.
Menurut Kudus Arba, pihak RSUD Datu Beru Takengon belum mengijinkan dr Munadi untuk meninggalkan rumah sakit itu. lantaran masih banyak pasien jantung yang membutuhkan.
“Untuk mencari solusi terkait masalah ini, tentu eksekutif dan legislatif harus turun tangan. jangan biarkan masalah ini berlarut-larut,” katanya didepan Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega dan Ketua Komisi D, Muhammad Syahrul.
“Kalau bisa panggil Pj Bupati Aceh Tengah, tentukan solusi dan minta arah kebijakan nya tentang masalah ini, supaya orang Gayo tak lagi perlu keluar kota untuk berobat masalah jantung, dan menghindari kematian akibat serangan jantung mendadak,” harap Komunitas ini.
Menanggapi persoalan itu, Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan mengkoordinasikan hal itu, dengan sejumlah pihak terkait. “Kita harus menelusuri ke BPJS dan rumah sakit. Dan akan kita panggil pihak eksekutif dan legislatif untuk mengatasi permasalahan ini,” katanya. (Add).
Komunitas Pasien Penyakit Jantung Temui Ketua DPRK Aceh Tengah
