Kapolda Aceh Puji Profesi Wartawan

Detikgayonews.com, Takengon | Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah memuji profesi wartawan karena dianggap memiliki peran dalam mengawasi dan mengontrol proses pembangunan suatu daerah.

Hal itu disampaikan Marzuki Ali dalam pertemuan dengan sejumlah awak media dan pengurus PWI Aceh Tengah di ARB Coffee, Reje Bukit, Kota Takengon, Sabtu (16/11/2025) malam.

“Kita harus bangga dengan wartawan karena tidak semua orang bisa menulis, membuat asumsi, dan prediksi. Tapi jangan juga menulis berdasarkan asumsi,” kata Marzuki Ali.

Menurut Marzuki Ali, tidak mudah menjadi seorang penulis atau wartawan. Tapi rata-rata orang besar pasti menulis.

“Kita ambil contoh seperti Nazwa Shihab, Andy F Noya, Aiman Adi Wicaksono, Karni Ilyas dan lain-lain. Mereka kan wartawan dan juga orang pintar,” sebut Kapolda Aceh ini.

Disisi lain, lanjut Marzuki Ali, seiring dengan perkembangan teknologi, semua serba dimudahkan termasuk juga terhadap kerja jurnalis.

“Dulu, ada semacam plesetan WTS (Wartawan Tanpa Surat Kabar),wartawan bodrek dan sebagainya. Sekarang terbukti, banyak wartawan tanpa surat kabar karena semua serba online,” sambungnya.

Dengan kemudahan itu, Marzuki Ali meminta agar wartawan tetap menjalankan profesi secara profesional dan tidak menayangkan asumsi pribadi menjadi sebuah berita yang dapat membingungkan pembaca.

“Begitu juga dengan Jajaran Polres Aceh Tengah, jangan sampai alergi dengan media. Mari kita jaga hubungan baik sebagai mitra. Jangan nanti wartawan tanya, dijawab dengan marah-marah,” pintanya.

Pertemuan antara kuli tinta dengan Kapolda Aceh itu, diwarnai dengan sajian kopi arabika Gayo serta diiringi hiburan musik dari sahabat ARB Coffee. (Yd).

Exit mobile version