*Atasi Krisis Listrik Pascabencana
Detikgayonews.com, Takengon | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI) menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana hidrometeorologi.
HPMPI menyalurkan sebanyak 100 unit perangkat lampu solar cell kapasitas 1.000 watt untuk membantu warga yang berada di daerah-daerah terpencil terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Langkah ini diambil sebagai solusi cepat untuk mengatasi kegelapan di lokasi bencana, terutama di daerah terpencil yang jaringan listriknya masih terputus atau belum teraliri kembali secara normal.
Bantuan lampu solar cell itu, diserahkan langsung oleh Ketua Umum DPP HPMPI, Steven didampingi para pengurus DPC HPMPI Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Kehadiran Ketua Umum DPP HPMPI, Steven ke Kabupaten Aceh Tengah untuk menyerahkan bantuan tersebut, merupakan hasil koordinasi antara Ketua Harian HPMPI Aceh Tengah.
Saat itu, HPMPI Aceh Tengah melaporkan kepada Ketua Umum DPP HPMPI terkait kondisi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah gelap gulita lantaran listrik padam terdampak bencana.
Menurut Ketua Umum DPP HPMPI, Steven, Jumat (16/1/2026) bantuan lampu solar cell dipilih karena dinilai paling sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah terdampak.
Disebutkan bahwa penerangan merupakan aspek penting dalam situasi darurat, baik untuk menjaga keamanan lingkungan maupun untuk menunjang aktivitas warga pascabencana.
“Setelah kami menerima laporan dari daerah, kebutuhan paling mendesak yang disampaikan adalah penerangan. Banyak wilayah gelap total saat malam hari karena listrik terputus,” kata Steven disela penyaluran bantuan.
Ia menambahkan, lampu solar cell memiliki keunggulan karena dapat digunakan secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan listrik, sehingga sangat membantu masyarakat dalam kondisi darurat.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik yang terdampak paling parah di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Steven menambahkan bahwa penyaluran bantuan 100 unit lampu solar cell sebagai bentuk komitmen HPMPI untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam.
Dia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga serta membantu mereka menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman.
“Kami menyadari bahwa bantuan ini mungkin belum sepenuhnya mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat terdampak. Namun setidaknya dapat membantu penerangan di rumah-rumah warga, posko pengungsian, dan titik-titik penting lainnya,” harapnya.
Masyarakat penerima bantuan menyambut baik langkah yang dilakukan HPMPI. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian organisasi tersebut, mengingat penerangan menjadi kebutuhan utama setelah listrik terputus akibat bencana.
Dengan adanya lampu tenaga surya tersebut, warga merasa lebih terbantu, terutama pada malam hari. Ke depan, HPMPI berencana terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Organisasi ini juga membuka peluang untuk menyalurkan bantuan lanjutan apabila masih terdapat kebutuhan mendesak lainnya. Melalui aksi sosial tersebut, HPMPI berharap dapat berkontribusi nyata dalam upaya pemulihan pascabencana dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.(Yd)
